Dinkes Kutai Timur Tindaklanjuti SE Kemenkes Terkait Rapid Test, Bahrani: Kami Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan

09 July 2020 21:06
Dinkes Kutai Timur Tindaklanjuti SE Kemenkes Terkait Rapid Test, Bahrani: Kami Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Kadis Kesehatan Kutai Timur, dr Bahrani (kiri) diruang kerjanya di kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Jalan Linmas, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Kaltim. (Adam Patonangi/Trans89.com)
.

KUTAI TIMUR, TRANS89.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI secara resmi telah menetapkan batas tarif tertinggi biaya rapid test antibodi yang dilakukan di fasilitas layanan kesehatan.

Hal itu melalui surat edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/I/2875/2020, tentang batasan tarif tertinggi rapid test antibodi Rp150 ribu.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kutai Timur (Kutim), dr Bahrani akan menindaklanjuti SE Kemenkes RI tersebut.

“Kami akan menyurat dulu, kemudian menyarankan berapa biaya tarif rapid test tersebut,” ujar Bahrani diruang kerjanya di kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Jalan Linmas, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (9/7/2020).

Selain itu, kata Bahrian, dalam mensukseskan pemilihan kepala daearh (Pilkada) Kutim tahun 2020, kami pihak Dinkes mensosialisasikan protokol kesehatan hingga hari H nanti.

“Kami terus sosialisasikan agar semua tempat pemungutan suara (TPS) tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 pada waktu pemilihan pilkada nanti 9 Desember 2020,” katanya. (Adam/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya