Laksanakan Tahapan Pilkada, KPU Pasangkayu Tandatangani MoU Protokol Kesehatan Dengan Dinkes dan Gugus Tugas

08 July 2020 20:25
Laksanakan Tahapan Pilkada, KPU Pasangkayu Tandatangani MoU Protokol Kesehatan Dengan Dinkes dan Gugus Tugas
Penandatanganan kerjasama nota kesepahamaan mendukung pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggara adhoc oleh Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad, Kadis Kesehatan Samhari, Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ambo Djiwa di kantor bupati Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Humas KPU Pasangkayu)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di masa pandemi Covid-19 ini menjadi perhatian khusus seluruh pihak.

Tak terkecuali Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu salah satu penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati serentak tahun 2020 ini di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Berdasarkan surat dinas KPU RI Nomor 531/PR.07-SD/01/KPU/VII/2020 pertanggal 2 Juli 2020, perihal koordinasi dan kerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk pelaksanaan protokol kesehatan pada tahapan pemilihan 2020, maka KPU Pasangkayu menindaklanjutinya dengan melakukan kerjasama pihak Dinkes dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasangkayu.

Kerjasama tersebut dibuat dalam bentuk memorandum of understanding (MOU) atau nota kesepahamaan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggara adhoc ditingkat bawah dan ditandatangani langsung Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pasangkayu Samhari, Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pasangkayu Agus Ambo Djiwa.

Syahran mengatakan, nota kesepahaman ini bertujuan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggara adhoc antara lain Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Sekretaris PPK, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Sekretaris PPS, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan petugas ketertiban PPS.

“Seluruh institusi kesehatan di tingkat bawah menjadi mitra kami untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penyelenggara adhoc sebagai upaya preventif munculnya kluster baru penyebaran covid-19,” kata Syahran di sela-sela penandatangan MOU di kantor bupati Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Rabu (8/7/2020).

Menurut dia, seluruh penyelenggara ini akan melaksanakan tahapan teknis yang banyak melakukan kontak kepada masyarakat, mulai dari verifikasi faktual (verfak) bakal calon perseorangan yang sedang berjalan.

“Termasuk saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang akan dimulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020, sampai pada tahapan pemungutan suara pada tanggal 9 Desember 2020. Namun intinya, kalau ada penyelenggara kami yang bergejala (Covid-19), ya harus dilakukan rapid test,” tutur Syahran.

Sementara Ketua Gugus Tugas Covd-19 Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa mengapresiasi adanya nota kesepahaman itu.

“Ini menunjukan komitmen bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Juga bentuk dukungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pasangkayu dalam menyukseskan pelaksanaan tahapan pilkada 2020.,” ujar Agus

Bupati menyampaikan, sekarang kita sudah zona hijau, dan tentu kita tidak ingin ada kasus baru nantinya.

“Makanya, memang sangat penting setiap penyelenggara yang bertugas dilapangan melakukan pemeriksaan kesehatan. Kami siap mendukung itu,” papar Agus. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya