Bupati Pasangkayu Pimpin Rakor Menuju New Normal, Agus: Bebas Beraktivitas Tetap Menjalankan Protokol Kesehatan

26 July 2020 21:41
Bupati Pasangkayu Pimpin Rakor Menuju New Normal, Agus: Bebas Beraktivitas Tetap Menjalankan Protokol Kesehatan
Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa pimpin Rakor dihadiri unsur Forkopimda hingga para tokoh agama berlangsung diruang pola kantor bupati, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Dok. Dinas Kominfopers Pasangkayu)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Kabupaten Pasangkayu tengah bersiap diri menuju new normal (normal baru) dengan berbagai persiapan untuk memenuhi persyaratan kini mulai dilakukan.

Dalam rangka menuju new normal, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa pimpin rapat koordiansi (Rakor) dengan dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) hingga para tokoh agama berlangsung diruang pola kantor bupati, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (6/7/2020).

Bupati Agus mengatakan, Rakor ini untuk menyerap masukan dari semua elemen kaitannya dengan rencana pemberlakuan new normal di Kabupaten Pasangkayu.

“Kita sekarang sudah dalam zona hijau. Menyikapi persiapan pemberlakukan new normal ini, perlu masukan dari semua elemen, sehingga keputusan itu nantinya bisa menjadi keputusan bersama,” kata Agus bupati dua periode itu.

Menurut dia, new normal bukan berarti masyarakat bebas beraktivitas seperti sebelum adanya wabah corona.

“New normal diartikan sebagai kondisi baru, dimana masyarakat bebas beraktivitas namun dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” tutur Agus.

Ia menjelaskan, disinilah diperlukan peran dari semua elemen, bagaimana mensosialisasikan kehidupan baru secara massif kepada masyarakat, sebab wabah ini belum diketahui kapan berakhir.

“Dalam memutus rantai Covid-19, kuncinya adalah kesadaran masyarakat. Bagaimana tetap patuh menjaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, serta menerapkan pola hidup sehat,” jelas Agus.

Lanjut Agus, dimasa new normal nanti juga para kepala desa (Kades) harus tetap memperketat orang masuk kewilayahnya.

“Jadi kita serap dulu semua masukan, kemudian akan kita sandingkan dengan regulasi yang ada terkait pemberlakukan new normal ini,” tambahnya. (Adv)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya