PT Pasangkayu Serahterima Kontrak Kemitraan Pupuk Dengan Kelompok Tani Binaannya

04 July 2020 15:15
PT Pasangkayu Serahterima Kontrak Kemitraan Pupuk Dengan Kelompok Tani Binaannya
Melalui tim kemitraan melakukan serah terima kontrak kemitraan pupuk dengan kelompok tani binaan PT Pasangkayu yang terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Ansar/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – PT Pasangkayu merupakan salah satu anak usaha PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk Group Area Celebes 1 (C1) yang terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Melalui tim kemitraan melakukan serah terima kontrak kemitraan pupuk dengan kelompok tani binaan PT Pasangkayu, Jumat (3/7/2020).

Serah terima kontrak kemitraan pupuk ke kelompok tani binaan PT Pasangkayu diserahkah langsung Administratur (ADM) PT Pasangkayu, Dani Sitorus kepada perwakilan pengurus kelompok tani yang hadir.

Dalam acara serah terima tersebut turut hadir Kepala Tata Usaha (KTU) PT Pasangkayu Apriyadi, Community Development Officer (CDO) PT Pasangkayu Offier Paath, Asisten Kemitraan PT Pasangkayu Suko, beserta anggota kemitraan PT Pasangkayu dan beberapa pengurus kelompok tani. Adapun jenis pupuk yang diberikan berupa jenis pupuk NPK.

Dalam kesempatannya ADM PT Pasangkayu Dani Sitorus, menyampaikan bahwa kemitraan ini tidak lepas dari bagaimana perusahaan melakukan pembinaan kemasyarakat.

“Harapan saya dengan adanya program pupuk ini bisa berjalan dengan baik, sawitnya juga baik, serta hasilnya juga baik dan hubungan kita juga harus baik,” papar ADM Dani.

Selaku Asisten Kemitraan PT Pasangkayu, Suko mengatakan, kontrak kemitraan pupuk perusahaan Astra Agro memang menjadikan suatu program, dan karena kondisi saat ini di tahun 2020 perkembangan kompetitor lumayan banyak.

“Dengan kondisi berkembangnya kompetitor ini, makanya program kemitraan itu menggulirkan program kontrak kemitraan pupuk dengan tujuan biar bisa mempunyai mitra-mitra yang jelas,” kata Suko.

Ia menuturkan, walaupun kompetitor itu terus bertambah, kita sebagai penggerak kemitraan ini tenang saja. Dan bilamana kelompok tani sudah ikut dengan pola kontrak kemitraan ini, buahnya (sawit) otomatis masuk ke pabrik kelapa sawit (PKS) kita.

“Adanya program kemitraan pupuk ini tidak lain adanya kerjasama perusahaan dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang sementara disahkan atau ditunjuk oleh Astra Agro adalah LKM yang ada di PT Surya Raya Lestari 1 (SRL 1) dan di PT SRL 2,” tutur Suko.

Salah seorang petani yang ikut dalam pola kemitraan ini, Hariadi mengemukakan, pola kerja sama ini membuat proses-proses programnya lebih mudah bagi para petani, dan dengan adanya program ini kita bisa cicil selama 6 bulan serta meringankan petani, sementara juga sekarang ini pupuk subsidi susah dicari.

“Jadi kalau petani yang tidak masuk dikelompok tani walaupun masuk di koperasi tidak bisa beli. Baru kualitas pupuk ini lebih berkualitas dari pada pupuk yang bersubsidi,” ungkap Hariadi. (Ansar/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya