Pemkab Majene Salurkan Dana Stimulus Bagi Pelaku Usaha UMKM Rp1 Juta Perorang

02 July 2020 02:54
Pemkab Majene Salurkan Dana Stimulus Bagi Pelaku Usaha UMKM Rp1 Juta Perorang
Pemda Kabupaten Majene salurkan anggaran stimulus penguatan modal usaha kepara pelaku UMKM akibat dampak ekonomi dimasa pandemi Covid-19, berlangsung di Boyang Assamalewuang Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulbar. (Ibrahim/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene salurkan anggaran stimulus penguatan modal usaha kepara pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akibat dampak ekonomi dimasa pandemi Covid-19.

Penerima pelaku UMKM sekitar 592 pelaku usaha yang tersebar di 8 kecamatan se-Kabupaten Majene dengan jumlah dana yang diterima Rp1.000.000 perorang berlangsung di Boyang Assamalewuang Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (30/6/2020).

Hadir di giat tersebut, Wakil Bupati Majene Lukman, Ketua DPRD Majene Salmawati Jamado, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, Pasiter Kodim 1401 Majene Kapten Inf Wardi, Kasi Datun Kejari Majene Faisal Nur Wahid mewakili, Sekda Kabupaten Majene Burhan Usman, para Organsisasi Perangkat daerah Lingkup Majene yang terkait.

Sambutan Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Majene, Busri mengatakan, pemerintah menyiapkan dua skema pemberian stimulus bagi UMKM yang terdampak Covid-19, yakni melalui mekanisme moneter dan bantuan sosial (Bansos).

“Dukungan UMKM dilakukan melalui penempatan dana pemerintah kepada perbankan, sehingga bank memiliki dana yang cukup untuk membantu nasabah UMKM eksisting dengan restrukturisasi,” kata Busri.

Wakil Bupati Majene, Lukman menyampaikan, seperti kita ketahui bersama, semua di kehidupan termasuk di Indonesia semua aktivitas lumpuh total ekonominya akibat pandemi Covid-19.

“Semua menjadi terhalang dan terganggu, semua negara yang pertumbuhan ekonominya juga demikian, masih beruntunglah kita Indonesia masih mampu pertumbuhan ekonomi mencapai angka 2 digit,” papar Lukman.

Ia ucapkan Alhamdulillah, Kabupaten Majene hari ini masih mampu beraktivitas, ini efek daripada corona yang luar biasa, dan baru -baru ini persoalan bantuan langsung tunai (BLT) pengaman sosial telah kami lakukan, dimana instruksi Presiden bahwa pemerintah daerah harus tanggap menangani persoalan sosial.

“Bagaimana kita menyikapi persoalan ekonomi, olehnya karena itu, bantuan usaha kita bisa dihidupkan kembali dengan menambah modal para pelaku usaha,” ucap Lukman.

Dirinya menjelaskan, pelaku usaha kecil sebagai penyangga utama untuk perputaran ekonomi bisa tetap berlangsung, maka di tangan bapak/ibu dan para pelaku usaha akan kami harapkan bagaimana perputaran ekonomi, pertumbuhan ekonomi di kota ini masih bisa kita pertahankan.

“Olehnya itu, Bupati dengan para dinas terkait melakukan pertemuan, kita harus membangun bagaimana menjaga bahwa para pelaku usaha di tempat ini sehingga para pelaku usaha ini bisa beraktivitas.Dengan aktivitas dan tetap aman, diharapkan seluruhnya dapat berkontribusi, sehingga kegiatan atau pertumbuhan ekonomi tetap terjaga” jelas Lukman.

Selanjutnya penyerahan secara simbolis bantuan stimulus pelaku usaha UMKM oleh Wakil Bupati, Dandim 1401 Majene yang diwakili oleh Pasiter, Kapolres Majene dan Kejari Majene. (Ibra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya