PMII Polman Kecam Dugaan Tindakan Represif Oknum Aparat Kepolisian di Pamekasan Madura

30 June 2020 02:07
PMII Polman Kecam Dugaan Tindakan Represif Oknum Aparat Kepolisian di Pamekasan Madura
Sejumlah massa PMII unjuk rasa terkait dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian saat aksi PMII di Pamekasan Madura, berlangsung lampu merah Jalan Trans Sulawesi Poros Polman-Majene dan kantor Polres Polman di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar. (Aaron/Trans89.com)
.

POLEWALI MANDAR, TRANS89.COM – Sejumlah massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) unjuk rasa terkait dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian saat aksi PMII di Pamekasan Madura tanggal 25 Juni 2020.

Aksi PMII Polewali Mandar (Polman) dipimpin Aslin berlangsung lampu merah Jalan Trans Sulawesi Poros Polman-Majene dan kantor Polres PolmanĀ  Jalan Dr Ratulangi Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (29/6/2020).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, aksi solidaritas mengecam represif kepolisian, stop tindakan represif terhadap mahasiswa.

Orasi dan tuntutan massa aksi, Aslin mengatakan PMII se-Polman mengutuk keras dugaan tindakan represif oknum kepolisian terhadap kader PMII saat aksi tolak tambang galian C ilegal di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

“Kami mengecam tindakan oknum kepolisian yang tidak patuh pada peraturan pengamanan aksi di muka umum, dan itu berdasarkan pada Undang-undang (UU) Nomor 9 tahun 1998 dan Nomor 09 tahun 2008,” kata Aslin

Ia mendesak institusi kepolisian untuk patuh pada UU Nomor 39 tahun 1999 terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pecat oknum polisi Pamekasan yang melakukan tindakan represif yang tidak manusiawi. Stop tindakan represif terhadap para aktivis mahasiswa Indonesia, jangan biarkan keadilan hilang dari negeri kita, dan sudah terlalu lama kita bungkam,” tegas Aslin.

Massa kemudian melanjutkan aksinya depan Polres Polman untuk menyampaikan tuntutan yang sama dan diterima Kapolres Polman, AKBP Ardi Sutriono menyampaikan, dirinya selaku Kapolres Polman mendukung dan mengapresiasi aksi para solidaritas mahasiswa dan sekaligus aksi ini untuk mengingatkan dirinya sebagai Kapolres dan seluruh anggotanya.

“Saya sebagai Kapolres Polman akan menindak tegas anggota oknum Polres bila ada yang melakukan tindakan represif kepada seluruh mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya,” ungkap Kapolres Ardi. (Aaron/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya