Mahasiswa UIN Maliki Malang Tuntut Keringanan UKT Dimasa Pandemi Covid-19

28 June 2020 15:41
Mahasiswa UIN Maliki Malang Tuntut Keringanan UKT Dimasa Pandemi Covid-19
Sejumlah mahasiswa UIN Maliki Malang unjuk rasa depan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Jalan Gajayana, Kota Malang, Jatim. (Adhitya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dipimpin Adib unjuk rasa depan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Jalan Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (27/6/2020).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, pelan-pelan ada perbaikan birokrasi, UIN Malang, mahasiswa bersatu. UIN Malang belum sadar, ditinggal WFH UKT Ambyar, UIN Malang ninggal janji, bayar UKT jebule webinar, Rektor harus bijak, monggo pak ini janji bukan konten, kebanyakan makan qona’ag jadi ikut qona’ah sama UKT.

Tuntutan massa aksi, Adib mendesak Rektor untuk merevisi surat edaran (SE) nomor 2041/Un.3/KU.01.1/06/2020 tentang mekanisme keringanan uang kuliah tunggal (UKT) dengan pemotongan atau keringanan UKT sebesar minimal 50% serta penyederhanaan persyaratan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA).

“Kami mendesak kampus untuk mempublikasikan kuota mahasiswa yang mendapat keringanan UKT, dan mendesak Rektor untuk membebaskan UKT mahasiswa akhir yang hanya menginput skripsi,” tegas Adib.

Ia juga menuntut Rektor untuk membuat kebijakan terkait penyelerasan model pembelajaran kuliah daring (online) pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021.

“Meminta Rektor untuk mengalokasikan dana UKT Mahasiswa dalam bentuk subsidi kuota untuk pembelajaran daring semester ganjil tahun ajaran 2020/2021,” pinta Adib.

Lanjut Adib, meminta Rektor untuk segera menerbitkan surat keputusan sistem mahad selama kondisi pandemi,” pinta Adib.

“Kami meminta Rektor untuk mengembalikan uang mahad bagi angkatan 2019 dan pemotongan uang mahad bagi mahasiswa baru 2020,” tambahnya. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya