Pemkab Pasangkayu Salurkan Bansos Pangan di Kecamatan Lariang

26 July 2020 21:10
Pemkab Pasangkayu Salurkan Bansos Pangan di Kecamatan Lariang
Penyaluran paket Bansos pangan program JPS yang menggunakan APBD Kabupaten Pasangkayu diperuntukan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dan belum sama sekali menerima Bansos seperti BLT, BST dan lain sebagianya, berlangsung di aula kantor kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Penyaluran paket bantuan sosial (Bansos) pangan program jaring pengaman sosial (JPS) yang menggunakan APBD Kabupaten Pasangkayu diperuntukan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dan belum sama sekali menerima Bansos seperti bantuan tunai langsung (BLT), banutan sosial tunai (BST) dan lain sebagianya.

Penyaluran Bansos sembako JPS Pememrintah Kabupaten (Pemkab) Pasanhkayu diserahkan secara simbolis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pasangkayu kepada pemerintah Kecamatan Lariang, berlangsung di aula kantor kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (27/6/2020).

Hadir di giat tersebut, Ketua DPRD Pasangkayu Alwiaty, Wakil Ketua DPRD Arwi Asisten II dan III Sekretariat Daerah (Setda)Kabupaten Pasangkayu Makmur fan Irfan Rusli Sadek, Kepala Seksi (Kasi) Datun Kejari Pasangkayu Nasution J Indra, Camat Lariang Muh Nurdin M, beberapa anggota DPRD dan OPD Kabupaten Pasangkayu.

Sambutan Ketua DPRD, Alwiaty, mengatakan Bansos ini lima bahan poko (limbako) yang akan diserahakan ada lima jenis bantuan yang ada, yakni beras, gula, terigu, minyak goreng dan teh.

“Nanti isi paket limbako bisa dibuka supaya tahu jumlahnya berapa,” kata Alwiaty.

Menurut dia, paket ilmbako untuk kecamatan Lariang berjumlah 244 paket, masing-masing Desa Batumatoru 43, Singgani 85, Kenangan 18, Bajawali 15, Parabu 46, Kulu 0, dan Bambakoro 37.

“Bantuan ini, menurut saya adalah penyempurnaan dari semua bantuan Covid-19. Karena selama Covid-19, ada bantuan yang keluar dari desa berupa BLT, melalui pemerintah pusat ada BST yang disalurkan melalui kantor POS, dan dari Pemda Pasangkayu mungkin ini yang disebut dengan sembako,” tutur Alwiaty.

Ia menjelaskan, penerima bantuan sembako ini adalah keluarga yang belum menerima Bansos, baik itu BLT, BST, PKH dan BPNT, dimana bantuan ini tidak boleh dobel untuk satu kepala keluarga (KK).

“Semoga bantuan dari pemerintah daerah bisa bermanfaat, dan jangan melihat nilainya, tapi ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah,” jelas Alwiaty.

Dirinya mengemukakan, sekarang ini kita pelan-pelan menuju new normal, karena selama ini kita ada tujuh kasus positif Covid-19 dam semuanya sudah sembuh.

“Di Pasangkayu ada tujuh kasus, tapi dalam beberapa minggu terakhir ini kita sudah zero, karena ketujuh orang yang positif tersebut telah sembuh, dan muda-mudahan tidak ada lagi kasus baru,” ujar Alwiaty.

Semenatara Asisten II, Makmur menyampaikan permintaan Maaf dari bupati dan wakil bupati, karena tidak sempat hadir dan menyerahkan bantuan ini, sebab ada tugas di luar daerah yang sifatnya juga tak kalah penting, sehingga mengamanatkam kepada Tim Gugus Tugas untuk menyerahkan secara simbolis bantuan ini.

“Perjalanan mulai dari pendataan warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 melalui proses yang panjang, sehingga baru sampai sekarang penyaluran sembako ini di Kecamatan Lariang. Banhak proses yang dilakukan mulai dari pendataan yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kelurahan, disampaikan kepada camat kemudian masuk ke Tim Gugus Tugas, itu di verifikasi dan validasi. Tidak mulus perjalanannya,” papar Makmur.

Dirinya menyebutkan, ada desa yang melakukan pendataan, dimana masyarakat itu sudah menerima bantuan dari desa berupa BLT, dimasukkan lagi sebagai penerima bantuan dari Pemda Pasangkayu.

“Ketika diverifikasi dah validasi, terpaksa harus ada yang dikeluarkan, karena tidak bisa menerima dobel bantuan dalam satu KK,” sebut Makmur.

Ia mengatakan, petunjuk bupati selaku Ketua Tim Gugus Tugas waktu itu, mkalau bisa paling lambat tiga hari sebelum lebaran bantuan itu sudah turun ke masyarakat, tetapi tidak bisa juga karena verifikasinya melalui BPKP, melalui inspektorat kabupaten, sampai tim sekretariat turun melakukan penyesuaian data.

“Kepada anggota DPRD yang terhormat, perlu saya sampaikan, bahwa bantuan yang ada ini adalah bantuan pemerintah dari dana alokasi khusus (DAK) melalui APBD, bukan bantuan dari partai politik. Tapi rumusan pemerintah daerah bersama DPRD untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Makmur.

Selanjutnya Kasi Datun Kejari Pasangkayu, Nasution J Indra, menuturkan Kejari Pasangkayu dalam semua tahapan penanganan Covid-19 ini bertindak sebagai pendamping dan pengawas berdasarkan surat kuasa khusus dari Bupati Pasangkayu pada bulan Maret 2020.

“Seperti yang disebutkan oleh ibu Ketua DPRD, benar ini Limbako , namun dalam regulasinya itu ada tujuh item, dimana dua item lainnya untuk jasa pengemasan dan transportasi,” tutur Nasution.

Ia mengungkapakan, pemberian bantuan ini semuanya dalam pemantauan dan pengawasan serta pendampingan dari kami. Paketnya itu senilai Rp200.000, dimana itu harga terberatnya adalah beras 10 kilogram (Kg) Rp105. 000 dan jenis beras premium.

“Kenapa ada jasa pengemasan dan transportasi, karena ini dibawah datang dari Mamuju. Dimana jarak Mamuju ke Pasangkayu kurang lebih 280 kilometer (Km), tidak mungkin tidak memakai biaya,” ungkap Nasution.

Lanjut Nasution, apabila masih ada masyarakat yang belum menerima dari semua jenis bantuan yang telah diberikan seperti bantuan Limbako ini, pemerintah desa bisa mengusulkan lagi.

“Jadi pemerintah bisa mengusulkan karena masih ada cadangan disimpan oleh tim gugus tugas kurang lebih 100 paket lagi,” tambahnya.

Paket bantuan pangan dari Pemda Pasangkayu itu sebanyak 11.000, dimana 10,745 disalurkan ke masyarakat setiap desa dan kelurahan serta 245 adalah cadangan. Total anggaran yang dikeluarkan pemberian bantuan tahap pertama ini sebanyak Rp2,2 miliar. (Adv)

 

 

 

 

 

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya