Tindaklanjuti Surat KPU RI Tentang PPDP, Ketua KPU Mamuju Tengah Pimpin Rakor

25 June 2020 22:24
Tindaklanjuti Surat KPU RI Tentang PPDP, Ketua KPU Mamuju Tengah Pimpin Rakor
Ketua KPU Kabupaten Mateng, Nasrul Muhayyang pimpin Rakor menindaklanjuti surat KPU RI perihal tindaklanjut PPDP, berlangsung di aula kantor KPU Jalan Poros Tumbu-Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mateng, Sulbar. (Damone/Trans89.com)
.

MAMUJU TENGAH, TRANS89.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Nasrul Muhayyang pimpin rapat kordinasi (Rakor) menindaklanjuti surat KPU RI Nomor 485/PP.04.2-SD/01/KPU/VI/2020, perihal tindaklanjut Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pemilihan serentak 2020.

KPU Mateng akan melaksanakan PPDP dalam rangka persiapan pemutakhiran data pemilih bupati dan wakil bupati Mateng tahun 2020, dimana Rakor tersebut berlangsung di aula kantor KPU Jalan Poros Tumbu-Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mateng, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (25/6/2020).

Hadir di giat tersebut, Komisioner KPU Mateng Suryadi Rahmat, Jasmuddin, Sampe Amiruddin dan Muhdar, para Ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Mateng.

Ketua KPU Mateng, Nasrul Muhayyang, mengatakan kita dalam kerja kedepan harus selelu memperhatikan potokoler pencegahan virus corona, sehingga kita selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin dalam menjalankan tugas pemilihan kepala daerah (pilkada) dalam masa pademi Covdi-19 ini.

“Dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan, karena kita ini penylenggara berarti kita pelayan, sehingga kita harus dipermudah selagi tidak menyalahi peraturan perundang-undangan. Dalam persiapan perekrutan PPDP dan bimbingan teknis (Bimtek), kami merekrut PPDP yang mau bekerja, punya tanggungjawab disiplin dan berintegritas,” kata Nasrul.

Komisioner KPU Mateng, Jasmuddin, menyampaikan dasar hukum pembentukan jadwal dan mekanisme pembentukan dan persyaratan pembentukan serta timeline pembentukan, kami berpesan kepada teman PPK agar melakukan monitoring terkait pembentukan PPDP.

“Hal itu agar teman-teman panitia pemungutan suara (PPS) dalam merekrut PPDP betul-betul orang yang mau bekerja secara dor to dor dengan menyesuaikan standar protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan mempunyai integritas, sehingga dalam proses pencoklitan nantinya yang akan berlangsung tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus kita dapat menghasilkan data yang berkualitas,” papar Jasmuddin. (Damone/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya