Lanal Dumai Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal

23 June 2020 20:56
Lanal Dumai Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal
Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan pimpin pemusnahaan rokok dan miras ilegal berlangsung di Mako Lanal Dumai Jalan Yos Sudarso, Kota Dumai, Riau. (Leonard/Trans89.com)
.

DUMAI, TRANS89.COM – Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan gelar konfrensi pers sekaligus musnahkan rokok dan minuman keras (miras) ilegal berlangsung di Mako Lanal Dumai Jalan Yos Sudarso, Kota Dumai, Riau, Senin (22/6/2020).

Hadir di giata tersebut Asisten Administrasi dan Keuangan Kota Dumai Khairil Adli, Kepala Bea Cukai Dumai Fuad Fauzi, Kapolres Dumai AKBP Andrian Hinata, Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH ) Khaisar Farhan, Pasintel Lanal Dumai Mayor Mar Roqi M Harahap, Pjs Pasops Lanal Dumai Kapten Laut (P) Bayu Mahardi, Danunit Intel Lanal Dumai Kapten Laut Irwan.

Adapun jumlah barang bukti BB yang dimusnahkan 30 botol miras ilegal jenis Qountrue dan Red Rabel serta 500 slop rokok ilegal merek Lufman.

Danlanal Dumai, Kolonel Laut Himawan menyampaikan kronologis penangkapan, pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2020 sekitar Pukul 11.00 WIB, Pos Angkatan Laut (Posal) Selat Panjang Jajaran Lanal Dumai telah mengamankan sebanyak 9 koper roko dan 3 kotak miras.

“Ke 9 koper itu berisikan sekitar 500 slop rokok Luffman non cukai dan 3 kotak berisi sekitar 30 botol miras ilegal jenis Contreau dan Red Lable asal Batam, di Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau,” papar Himawan.

Menurut dia, barang ilegal tersebut diamankan oleh anggota Posal Selat Panjang pada saat melaksanakan kegiatan pengamanan di Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang, dan menemukan sebanyak 6 koper yang dicurigai berisi barang ilegal ditaruh di Ponton Pelabuhan serta 3 koper lainnya ditemukan di atas kapal Ferry penumpang MV Batam Jet 3 yang sedang sandar menurunkan dan menaikkan penumpang tujuan Batam-Selat Panjang-Dumai.

“Setelah dilaksanakan pengecekan terkait pemilik dan isi koper tersebut, ditemukan koper-koper lain berisi rokok non cukai dan miras ilegal tanpa pemilik alias tak bertuan. Kemudian barang-barang ilegal tersebut dibawa ke Posal Selat Panjang, untuk selanjutnya dibawa ke Lanal Dumai untuk proses lebih lanjut,” tutur Hiamwan.

Ia menyebutkan, setelah melalui beberapa proses dan berdasarkan Telegram Panglima Koarmada I No. 17.509/ARMA I/0620 TWU. 0608.1945, Lanal Dumai disetujui untuk melaksanakan pemusnahan BB.

“Berdasarkan Telegram Panglima Koarmada I, BB yang diamankan oleh Posal Selatpanjang Lanal Dumai berupa 30 botol Miras dan 500 slop rokok ilegal untuk di musnahkan,” sebut Himawan. (Leonard/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya