Divisi Infanteri 2 Kostrad Gelar Baksos Menuju New Normal di Malang Raya

21 June 2020 18:35
Divisi Infanteri 2 Kostrad Gelar Baksos Menuju New Normal di Malang Raya
Divif 2 Kostrad gelar Baksos bersama komunitas kasih untuk Arema menuju new normal Malang Raya berlangsung di Lapangan Rampal Jalan Ronggo Lawe, Kota Malang, Jatim. (Adhitya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Divisi Infanteri (Divif) 2 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) gelar bakti sosial (Baksos) bersama komunitas kasih untuk Arema menuju new normal Malang Raya berlangsung di Lapangan Rampal Jalan Ronggo Lawe, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/6/2020).

Hadi di giat tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yunianto, Pangko Armada II Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah, Danpoltekad Brigjen TNI Nugraha Gumilar, Danlantamal V Laksma TNI Tedjo Sukmono, Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Heri Suwantoro, Danlanud Abd Saleh Marsma Pnb Hesly Paat, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Simanjuntak, Danlantamal V Surabaya Laksma TNI Tedjo Sukmono, Ketua Komunitas Kasih untuk Arema Tusin Kaman, Ceo Arema Agus Suryanto.

Sambutan Ketua Komunitas Kasih Untuk Arema, Tusin Kaman, ucapkan peduli kasih untuk Arema merupakan kepanjangan tangan dari paguyuban pengusaha Tionghoa di Malang.

“Kami juga ucapkan terima kasih segenap jajaran Divisi 2 Kostrad yang telah merancang dan mengelola kegiatan pada hari ini yang sudah serta berkenan untuk mendistribusikan Baksos dengan segenap kemampuannya beserta seluruh komunitas yang hadir pada hari ini,” ucap Tusin.

Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yunianto, mengatakan hari ini kita hadir pada acara Baksos peduli sesama yang diselenggarakan Divisi Infanteri 2 Kostrad bersama Komunitas Kasih untuk Arema serta didukung oleh berbagai komunitas penggemar kendaraan roda 4 roda dua sepeda onthel dan elemen masyarakat lainnya.

“Kami juga mendistribusikan sekitar 3.250 paket sembako untuk meringankan beban dan membantu warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Pangdivif Tri.

Menurut dia, kegiatan ini untuk mempromosikan kesiapan menuju new normal di Malang Raya, dimana pandemi Covid-19 telah menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita menguji kedisiplinan kita dan menguji kepatuhan kita dan dalam menghadapi semua ujian tersebut.

“Kita bersyukur, bahwa rasa kesetiakawanan sosial dan persatuan yang tumbuh diantara kita seperti yang telah ditunjukkan oleh segenap komunitas dan elemen masyarakat dalam kegiatan Baksos peduli sesama hari ini mampu mengatasi semua tantangan,” tutur Tri.

Ia menjelaskan, tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah tahun ini atau bahkan tahun depan situasi yang sulit masih akan kita hadapi, sehingga situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, agar kita mampu melewati masa sulit ini kita harus optimis kita mampu menciptakan peluang ditengah kesulitan.

“Oleh karena itu, mari kita terus memperkokoh persatuan, mari kita peduli dan berbagi untuk sesama dan mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat,” jelas Tri.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan hari ini bersama-sama kita semua dipersatukan rasa kebersamaan, kita rasa kasih kita dan rasa untuk bisa saling berbagi di antara elemen-elemen strategis di negeri ini, bahwa yang satu Allah anugerahkan kelebihan dan kecukupan.

“Perlu intervensi secara sosial maupun secara ekonomi, dan hari ini perlu di intervensi juga secara psikologis, ini (corona) tidak ada yang bisa memastikan kapan akan berakhir, yang pasti ternyata adalah ketidakpastian itu sendiri,” papar Khofifah.

Oleh karena itu, kata Khofifah, seperti yang disampaikan oleh Pangdivif 2 Kostrad, bahwa di tengah kesulitan mari bersama-sama kita melihat ada peluang di depan kita semua.

“Saya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Malang Raya, bahwa dalam saat-saat seperti sekarang ini ketika vaksin Covid-19 belum ditemukan, maka mata vaksin yang paling ampuh adalah disiplin,” ujar Khofifah.

Ia mengajak untuk melihat bahwa pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya ini cukup satu kali masa PSBB, hasilnya bagus.

“PSBB diberlakukan di Malan Raya hanya sekali dan hasilnya bagus yang kemudian sekarang harus dijaga selesai PSBB, jangan dilonggarkan,” kta Khofifah.

Selanjutnya penyerahan sembako kepada perwakilan tim pendistribusian, dilanjutkan pemberangkatan tim pendistribusian paket sembako di 5 kecamatan di wilayah Kota Malang. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya