Era New Normal di Sulawesi Barat Tetap Waspada, Ali: Protokol Kesehatan Harus Diperketat

17 June 2020 08:03
Era New Normal di Sulawesi Barat Tetap Waspada, Ali: Protokol Kesehatan Harus Diperketat
Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar pimpin rapat terbatas bersama Forkopimda dan bupati se-Sulbar melalui vicon di ruang oval lantai III kantor gubernur Sulbar, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Keluarahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. (Dok. Dinas Kominfo Sulbar)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar pimpin rapat terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan bupati se-Sulbar melalui video conference (vicon), meminta agar protokol kesehatan Covid-19 tetap diperketat di era new normal saat ini.

“Jangan sampai kita lengah. Apa yang telah dijalankan selama ini yaitu penerapan protokol kesehatan tetap harus diperketat,” pinta Ali di ruang oval lantai III kantor gubernur Sulbar, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Keluarahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, melalui rilis Dinas Kominfo Sulbar, Selasa (16/6/2020).

Ia mengatakan, untuk itu kepada semua unsur tetap harus waspada dan bersama-sama mengambil langkah pencegahan Covid-19 walaupun dalam era new normal.

“Apalagi saat ini kita di Sulbar, pasien Covid-19 sudah semakin menurun, dan mudah-mudahan tidak bertambah lagi,” kata Ali.

Dirinya ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah bersama-sama berjuang dalam memerangi penyebaran Covid-19, sehingga berhasil membuat daerah yang kita cintai ini berada di urutan kedua top 10 dengan jumlah kasus terendah.

“Saya beberapa pesan kepada pemerintah kabupaten (pemkab) se-Sulbar, agar dapat menvalidasi data usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menerapkan pemulihan ekonomi, serta mengingatkan agar pendampingan verifikasi pemutakhiran data sosial yang ada di desa,” ucap Ali.

Sementara Ketua DPRD Sulbar, Siti Suraidah Suhardi dalam rapat tersebut menyinggung soal pendidikan.

“Terutama sistem pembelajaran bagi siswa ditengah pandemi Covid-19,” kata Suraidah.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris, menyampaikan secara nasional, posisi Sulbar saat ini berada di urutan kedua top 10 dengan jumlah kasus terendah.

“Untuk itu, kepada pemkab agar terus mengambil langkah-langkah pencegahan, walaupun saat ini sudah berada dalam era new normal,” papar Idris.

Dirinya meminta dilakukan standarisasi posko terpadu Covid-19, jangan sampai kita lalai.

“Aspek ekonomi kita saat ini sudah bisa berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Idris.

Ia menegaskan terkait pemberian bantuan kebutuhan Covid- 19 harus melalui koridor-koridor seperti yang telah ditetapkan dan disepakati bersama.

“Terkait yang disampaikan Ketua DPRD Sulbar, model penerimaan siswa adalah online. Tidak ada kebijakan tatap muka. Semua berbasis online, dan tetap menunggu arahan kebijakan nasional,” tegas Idris. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya