Penambahan 5 Kasus Positif Covid-19 di Riau, Dinyatakan Sembuh 109 Dari Total 125 Orang

14 June 2020 11:57
Penambahan 5 Kasus Positif Covid-19 di Riau, Dinyatakan Sembuh 109 Dari Total 125 Orang
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yovi kembali meliris perkembangan Covid-19 di wilayah Provinsi Riau, berlangsung di Balai Serindit kantor Gubernur Riau, Jalan Pangerab Diponegoro, Kota Pekanbaru. (Tony Wijaya/Trans89.com)
.

PEKANBARU, TRANS89.COM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yovi kembali meliris penambahan 5 orang kasus pasien positif Covid-19 dan 1 pasien dinyatakan sembuh di wilayah Provinsi Riau, berlangsung di Balai Serindit kantor Gubernur Riau, Jalan Pangerab Diponegoro, Kota Pekanbaru, Sabtu (13/6/2020).

Indra Yovie mengatakan, informasi per hari Sabtu tanggal 13 Juni 2020 di Provinsi Riau terdapat penambahan 5 kasus positif Covid-19, dan Kabar baiknya terdapat penambahan 1 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh.

“Total kasus positif di Riau 125 orang, 10 dirawat, 109 sehat dan sudah dipulangkan, dan 6 meninggal dunia. Pasien dalam pemantauan (PDP) yang masih dirawat berjumlah 61 pasien, PDP negatif Covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.366 orang, dan PDP meninggal dunia berjumlah 168 orang, total PDP berjumlah 1.595 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) dalam pemantauan berjumlah 3.696 orang, ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 69.375 orang,” kata Yovie.

Ia menyampaikan, rincian penambahan pasien positif Covid-19, pasien kasus 121 positif covid-19 di Riau adalah Ny R (66) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. Ny R (66) merupakan hasil tracking (pelcakan) dan kontak erat dari pasien positif kasus ke 119 TN GM (32) warga Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Pasien 122 positif covid-19 di Riau adalah Tn GH (45) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kuantan Singingi. Tn GH (45) merupakan hasil tracking dan kontak erat dari pasien positif kasus ke 120 Ny TJM (40) warga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang sedang berkunjung ke Provinsi Riau dan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Pasien 123 positif covid-19 di Riau adalah Tn RS (45) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kuantan Singingi. Tn RS (45) merupakan hasil tracking dan kontak erat dari pasien positif kasus ke 120 Ny TJM (40) warga Provinsi Kepri yang sedang berkunjung ke Provinsi Riau dan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Sumut.

Pasien 124 positif covid-19 di Riau adalah Ny RM (42) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kuantan Singingi. Ny RM (42) merupakan hasil tracking dan kontak erat dari pasien positif kasus ke 120 Ny TJM (40) warga Provinsi Kepri yang sedang berkunjung ke Provinsi Riau dan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Sumut.

Pasien 125 positif covid-19 di Riau adalah Ny RM (34) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Bengkalis. Ny RM (34) merupakan hasil penemuan kasus positif dari kegiatan rapid test massal yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis.

“Kabar baik hari ini, penambahan 1 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh adalah Ny TJM (40) kasus ke 120 yang merupakan warga Provinsi Kepri yang sedang berkunjung ke Provinsi Riau,” papar Yovie.

Ia menyebutkan, sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 4524 spesimen, meskipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah berakhir dan pemerintah merencanakan menerapkan new normal (kehidupan baru) dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak atau physical distancing, dan sering mencuci tangan pakai sabun,” sebut Yovie.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan, lakukan pembatasan fisik atau physical distancing walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya, maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian, bila harus keluar, gunakan masker sesuai dengan imbauan Gubernur Riau Nomor 96 Tahun 2020 tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan Covid-19, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sanitizer, jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, berolahraga rutin, konsumsi vitamin yang cukup.

“Tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Menjaga kerahasiaan data pasien merupakan kewajiban kita semua sesuai Pasal 57 UU nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dan mari beri dukungan untuk pasien positif, PDP, ODP, dan tenaga medis. Jangan berstigma negatif terhadap mereka. Bila merasakan gejala, periksa diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810 dan tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya,” imbau Yovie. (Tony/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya