Bawa Narkoba, Warga Sarjo Diringkus Satuan Narkoba Polres Matra di Baras

09 June 2020 00:32
Bawa Narkoba, Warga Sarjo Diringkus Satuan Narkoba Polres Matra di Baras
Tim Resnarkoba Polres Matra saat melakukan pemeriksaan kepada tersangka inisial H (29) untuk tujuan penyelidikan lebih lanjut berlangsung di ruang Satuan Narkoba Polres Matra, Jalan Ir Soekarno, Salunggadue, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Humas Polres Matra)
.

PASANGKAYU – TRANS89.COM – Satuan Resnarkoba Polres Mamuju Utara (Matra) kembali meringkus warga inisial H (29) yang diduga membawa barang terlarang jenis sabu di Dusun Sangge, Desa Buluparigi, Kecamatab Baras, Kabupaten Pasangkayu pada Rabu 3 Juni 2020 lalu.

Berawal dari Satuan Narkoba melakukan penyelidikan dan mencurigai gerak gerik tersangka saat mengendarai motor.

Berdasarkan kecurigaan tersebut, akhirnya tim yang dipimpin Ipda Rahmat Gilang Ramadhan memberhentikannya, kemudian memperkenalkan diri sebagai polisi dari Polres Matra.

“Melihat gelagaknya, sehingga tim melakukan pemeriksaan terhadap identitas kemudian terhadap kendaraan yang digunakan hingga dompet dan saku celana termasuk pakaian dalam,” ujar Rahmat.

Kasat Resnarkoba Polres Matra, Iptu Ronald Suhartawan menyampaikan, saat dilakukan penggeledahan ditempat tertutup didalam pakaian dalamnya, polisi akhirnya menemukan barang yang diduga terlarang jenis sabu pada diri yang bersangkutan.

“Lelaki inial H (29) merupakan salah seorang warga beralamatkan di Dusun Pambua, Desa Letawa, Kecamatab Sarjo, Kabupaten Pasangkayu” papar Kasat Resnarkoba Polres Matra, Iptu Ronald Suhartawan saat dikonfirmasi diruangan kerjanya di Mapolres Matra, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (8/6/2020).

Menurut dia, dari tersangka H, tim menyita barang bukti (BB) kurang lebih 20 gram yang diduga narkoba jenis sabu dikemas dalam sachet plastik nening, 1 lembar celana jeans warna hitam, 1 lembar celana dalam bermerk rickman warna coklat, 2 helai kertas tiissu, 100 sachet plastik kecil kosong, 1 unit motor Honda Beat warna merah putih dengan nomor polisi (Nopol) DN 4769 YY.

“Saat ini tersangka serta beberapa BB sudah berada Polres Matra untuk diperiksa lebih lanjut,” tutur Ronald.

Lanjut Ronald, tersangka sendiri akan dijeratkan dengan pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

“Sementara ini, tersangka kami kenakan pasal 112 dan 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009, dengan hukuman maksimal 4 tahun,” tambahnya. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya