Wartawan dan Kades di Pinrang Berdamai Setelah di Mediasi Bupati

03 June 2020 05:04
Wartawan dan Kades di Pinrang Berdamai Setelah di Mediasi Bupati
Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mediasi wartawan Tabloid Sidak, Ramli dengan oknum Kades Massewae IBM, di ruang rapat kantor bupati Jalan Bintang, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulsel. (Adam Patonangi/Trans89.com)
.

PINRANG, TRANS89.COM – Didampingi Ketua PWI Pinrang, Masrul Umar, Pimpinan Redaksi Tabloi Sidak, Hamka Wellu dan wartawan Tabloid Sidak, Ramli mencabut laporan polisi terkait dugaan pengancaman dirinya oleh oknum Kepala Desa (Kades) Massewae IBM.

Sebelum pencabutan laporan, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mediasi keduanya antara Ramli dengan IBM di ruang rapat kantor bupati Jalan Bintang, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (2/5/2020).

Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) serta dihadiri anggota Polres Pinrang.

Ramli berinisiatif mencabut pelaporannya sendiri karena belakangan ini diketahui keduanya adalah satu rumpun keluarga.

“Iya, ada hikma dibalik ini, saya legowo dan baru tahu pak Kades IBM itu masih rumpung keluarga saya juga,” ucapnya.

Sementara Ketua PWI Pinrang, Masrul Umar mengapresiasi perdamaian itu.

“Alhamdulillah, keduanya sudah legowo dan saling memaafkan. Jadi hanya miss komunikasi dinda,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mengharapkan terjalinnya sinergitas antara pemerintah dan insan pers.

“Saya berharap, kita sama-sama bersinergi untuk Pinrang. Wartawan itu adalah mitra, bukan musuh. Sebaliknya sebagai mitra kita harus saling memahami,” imbau Irwan.

Terpisah, Pimpinan Redaksi Tabloid Sidak Hamka Wellu mengatakan, inti persoalan itu kembali ke Ramli.

“Iya, intinya kembali ke yang bersangkutan Ramli. Sebagai pimpinan, saya mengapresiasi apapun keputusannya,” tutur Hamka.

Menurut Hamka, Ramli itu, selain wartawan, ia juga seorang guru beladiri dari perguruan wali suci.

“Jadi pastinya ia arif mengambil kebijakan dan bijak dalam menentukan keputusan,” tuturnya. (Jamro-Adam/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya