Jenazah Korban Penambang Belerang di Danau Kawah Ijen Banyuwangi Berhasil Dievakuasi

01 June 2020 05:23
Jenazah Korban Penambang Belerang di Danau Kawah Ijen Banyuwangi Berhasil Dievakuasi
Tim SAR gabungan pencarian perhasil evakuasi jenazah korban hilang penambang belerang berinisial Andika yang terjatuh di Danau Kawah Gunung Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jatim. (Fahmi S/Trans89.com)
.

BANYUWANGI, TRANS89.COM – Tim SAR gabungan pencarian korban hilang penambang belerang berinisial Andika yang terjatuh di Danau Kawah Gunung Ijen.

Tim SAR gabungan sekitar 60 orang personil dari TNI, Polri, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dipimpin staf BPBD Banyuwangi Musadan berlangsung di Kawah Gunung Ijen, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (30/5/2020).

Penambang belerang yang hilang di Danau Kawah Ijen setelah ada gelombang air akhirnya ditemukan. Dia ditemukan mengambang sejauh 150 meter dari bibir danau.

Tim SAR dan rekan penambang akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Andika (61). Penambang belerang yang sempat hilang tersebut diterjang ombak mirip tsunami di danau Kawah Ijen.

Sekitar pukul 07.15 WIB, Tim Gabungan Operasi SAR menemukan korban hilang Andika di Danau Kawah Gunung Api Ijen dan dilakukan evakuasi dengan cara berenang, selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Licin menggunakan mobil BPBD Banyuwangi.

Korban Andika (61) pekerjaan petani beralamatkan di RT/RW 01/01, Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Sesuai rencana, korban akan dibawah ke rumah duka untuk di makamkan TPU Dusun Krajan.

Tim SAR Banyuwangi, Rizki Putra Buana, mengatakan jenazah korban telah ditemukan sekitar. Dan dari atas kawah ada yang mantau, jenazah korban terlihat berada di tengah danau.

“Mereka langsung kontak kami dan kita bergerak melakukan evakuasi. Evakuasi dilakukan oleh rekan penambang yang nekat berenang di danau kawah. Padahal tim SAR sudah menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi korban,” kata Rizki.

Menurut dia, ada teman penambang yang nekat ngambil jenazah dengan renang, namanya Arifin yang mengambil jenazah korban.

“Beliau (Arifin) berenang kemudian mengikatkan tali ke tubuh korban lalu ditarik ke tebing bibir danau,” tuturnya. (Fahmi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya