Gugus Tugas Covid-19 Mamasa Gelar Rapid Test Bagi Para Pedagang Keliling, TRC Kerjasama Puskesmas Messawa

01 June 2020 20:40
Gugus Tugas Covid-19 Mamasa Gelar Rapid Test Bagi Para Pedagang Keliling, TRC Kerjasama Puskesmas Messawa
TRC Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa yang tergabung di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mamasa menggelar rapid test massal di Kecamatan Messawa. (Andi Waris Tala/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa yang berkecimpung di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mamasa menggelar rapid test massal.

Rapid test massal ini bertujuan untuk mendeteksi para pedagang yang datang dari daerah terpapar Covid-19 atau biasa dikatakan wilayah zona merah, dan hal ini upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Ini kita lakukan untuk mempertahankan Kabupaten Mamasa tetap pada posisi zona hijau di wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),” kata staf Sekertariat TRC Gugus Tugas Mamasa, Yunus sesaat setelah proses rapid test digelar bersama Camat Messawa, Nurmawaty Harianja dan Kepala Puskesmas Messawa Chistian, Senin (1/6/2020).

Ia menjelaskan, TRC Gugus Tugas Mamasa dalam melakukan rapid test dibagi menjadi tiga tim, yakni Tim 1 bergerak di perbatasan Mamasa-Polewali Mandar (Polman) di Kecamatan Messawa, Tim 2 di perbatasan Mamasa-Toraja di Kecamatan Tabang, dan Tim 3 perbatasan Mamasa-Mamuju di Kecamatan Tabulahan.

“Rapid test kali ini digelar atas perintah pimpinan, Bupati Mamasa selaku Ketua Tim Gugus Tugas serta Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Mamasa selaku Pimpinan Unit Kerja (PUK) TRC yang sedang bergerak saat ini,” jelas Yunus.

Menurut dia, sasaran utama pelaksanaan rapid tets massal ini, dilakukan kepara seluruh pedagang keliling yang melintas dari zona merah menuju wilayah Kabupaten Mamasa.

“Rapid test ini dilakukan kepara pedagang ikan yang menggunakan roda dua dan empat, juga pedagang pasar yang berasal dari luar Kabupaten Mamasa,” tutur Yuus.

Dirinya mengemukakan, hasil rapid test hari ini terhadap 115 pedagang keliling, akan kami laporkan ke Posko Induk Tim Gugus Tugas Mamasa, sebab informasi resmi menyangkut Covid-19 itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mamasa.

“Untuk itu, TRC meminta masyarakat bersabar soal hasil rapid test hari ini, hasilnya pasti disampaikan secara resmi oleh Jubir Gugus Tugas Covid-19 Mamasa,” ujar Yunus.

Sementara Kepala Puskesmas Messawa, Chistian menyebutkan, khusus warga Kecamatan Messawa yang hendak bepergian keluar Messawa menuju ke kabupaten tetangga seperti Polman, Mamuju, Majene, Mamuju Tengah (Mateng) dan Pasangkayu, warga diwajibkan mengantongi surat keterangan berbadan sehat (SKBS) yang dikeluarkan pihak puskesmas melalui pemeriksaan dokter di puskesmas.

“Sebelum warga ke puskesmas mengurus SKBS ini, warga harus menunjukkan surat pengantar dari desa dan kelurahan sebagai dasar pihak puskesmas mengeluarkan surat keterangan (Suket) berbadan sehat,” sebut Chistian.

Dirinya mengatakan kalau hal ini sudah menjadi keputusan dan tertuang dalam aturan protokoler kesehatan Covid-19.

“Selain mengantongi SKBS, kami juga tak henti-hentinya imbau masyarakat Kecamatan Messawa, agar benar-benar mematuhi imbauan pemerintah,” kata Chistian. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya