Tunggu Pemasang Judi Kim, Oga Diciduk Polisi di Serdang Bedagai

31 May 2020 01:58
Tunggu Pemasang Judi Kim, Oga Diciduk Polisi di Serdang Bedagai
Team Khusus Anti Bandit Polsek Firdaus berhasil mengamankan pelaku Jurtul jenis judi Kim di wilayah Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut. (Rahmat Hidayat/Trans89.com)
.

SERDANG BEDAGAI, TRANS89.COM – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Firdaus berhasil mengamankan pelaku juru tulis (Jurtul) jenis judi Kim di wilayah Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Kamis(28/5/2020) malam.

Pelaku yang diamankan Nelson Manogar Sirait alias Oga (32) warga Simpang Obor Dusun II Kampung Lalang, Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Oga ditangkap di Dusun IV Merah Putih, Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Hasil penangkapan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) 1 buah blok notes yang berisi tulisan nomor tebakan angka judi Kim, 1 buah pulpen warna kuning bergaris, 1 buah Handphone (HP) merek Nokia warna biru, uang tunai Rp84.000.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, mengatakan bahwa penangkapan tersangka atas laporan warga tentang penyakit masyarakat berupa kegiatan perjudian jenis Kim di sebuah warung tuak milik warga.

“Atas informasi tersebut, Tekab Polsek Firdaus melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara,” kata Kapolres Robin di kantor di Sergai.

Menurut dia, setelah tiba dilokasi, polisi melihat di sebuah warung tuak terlihat satu orang lelaki sedang duduk sambil menunggu pemasang judi Kim, dan tanpa basa basi Tekab langsung melakukan penangkapan.

“Tersangka Oga ditangkap disebuah warung tuak saat sedang menunggu pembeli judi Kim. Hasil penangkapan tim menemukan barang bukti rekapan judi diatas meja,” tutur Robin.

Ia mengungkapkan, hasil interogasi bapak tiga anak tersebut, dirinya mengaku merekap tebakan angka judi jenis Kim untuk di setor kepada Siregar warga Desa Dolok Masihul.

“Hasil penjualan judi Kim, tersangka mendapatkan upah sebesar 20% dari penjualan,” ungkap Robin.

Lanjut Robin, saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Firdaus guna proses lebih lanjut.

“Tersangka di jerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU darurat Nomor 12 tahun 1951 dan pasal 303 ayat 1 ke 1,2,3 dan ayat 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” imbuh Robin. (Rahmat/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya