Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor di Medan, Pelaku Merupakan Ponakan Dari Korban

31 May 2020 02:13
Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor di Medan, Pelaku Merupakan Ponakan Dari Korban
Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji menyampaikan pengungkapan kasus pembunuhan penarik Bentor di Jalan Eka Surya, Gg Eka Kencana Nomor 4, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumut. (Leo Depari/Trans89.com)
.

MEDAN, TRANS89.COM – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan bersama Polsek Delitua membekuk tersangka penikaman yang merenggut nyawa Ramadhani (35) penarik becak motor (Bentor) di Jalan Eka Surya, Gang (Gg) Eka Kencana Nomor 4, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Tersangka bernama RWS (23) yang merupakan keponakan korban ditangkap polisi saat kabur di Batubara, Jumat (29/5/2020) dinihari.

“Kronologis diawali terkait memperbaiki kendaraan becak, seiring berjalan waktu hasil kurang sempurna, korban datang dan meminta dilakukan perbaikan ulang,” kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar dan Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, Jumat (29/5/2020) sore.

Menurut dia, saat itu, Kamis 28 Mei 2020 siang, korban datang ke rumah tersangka dan komplain dengan kondisi becaknya, namun membuat tersangka tersinggung. Dan Duel antara paman dan keponakan ini tak terhindarkan.

“Terjadi duel, korban membawa balok, pelaku membawa senjata tajam (sajam) dan terjadi perkelahian, korban ditusuk sajam,” tutur Wakapolrestabes Irsan.

Ia menjelaskan, tikaman satu liang menyasar di dada korban, seketika membuatnya ambruk bersimbah darah.

“Melihat korban jatuh, tersangka masih sempat membawa pamannya itu ke rumah sakit terdekat, namun malang, nyawa korban yang merupakan warga Jalan Karya Jaya Gg Eka Lembah ini tidak dapat tertolong lagi,” jelas Irsan.

Dirinya menyebutkan, setelah mengetahui korban meninggal, tersangka pulang ke rumah mengambil anak istri dan kabur ke Batubara mengendarai sepedamotor.

“Polisi yang menerima laporan kasus ini, kemudian melakukan penyelidikan dan mengejar tersangka. Tak sampai 1×24 jam, tersangka dibekuk di Batubara,” sebut Irsan.

Irsan mengungkapkan, motif pembunuhan masalah perbaikan becak, ada ketersinggungan dan tersangka pemilik bengkel. Dan dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti (BB) 1 buah pisau dapur, 1 kayu balok, pakaian dan lapis jok sepedamotor.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” ungkap Irsan. (Leo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya