TNI dan Polri Siap Bantu Pemda Sosialisasikan New Normal di Pasangkayu

29 May 2020 02:28
TNI dan Polri Siap Bantu Pemda Sosialisasikan New Normal di Pasangkayu
Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol Inf Kadir Tangdiesak saat ikuti rapat dengan Forkopimda di kantor bupati, Jalan Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasangkayu mulai mensosialisasikan kebijakan ‘new normal’ ke masyarakat.

Untuk itu, selain Pemda, pihak TNI dan Polri juga secara otoamatis ikut membantu mensosialisasikan agenda tersebut ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sosialisasi yang nantinya mendatangi pasar tradisional dan pusat perbelanjaan atau pusat kegiatan masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Pasangkayu sambil mengecek pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 agar dijalankan serta didampingi petugas kesehatan melakukan rapid test.

Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol Inf Kadir Tandiesak, mengatakan dalam proses sosialisasi new normal (kehidupan baru) saat ini kita dihadapkan suatu tantangan besar dalam menjalani hidup, dimana saat ini bagaimana menjadi cerminan bagi masyarakat banyak dalam menghadapi kehidupan new normal.

“Poin pentingnya new normal ini, bagaimana poin kita taat kepada protokoler kesehatan saja,” jelas Dandim Kadir saat menghadiri rapat bersama Forkopimda di ruang pola kantor bupati, Jalan Soeakrno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (28/5/2020).

Ia menjelaskan, kedepan pihak TNI dan Polri akan ikut serta mensosialisasikan new normal ini.

“Kita akan mensosialisasikan new normal hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan dan desa kepada masyarakat terkait metode penerapan pola kehidupan baru ini,” jelas Kadir.

Senada Kapolres Mamuju Utara (Matra), AKBP Leo H Siagian, menyampaikan untuk mensosialisasikan new normal menjadi peran penting pemerintah hingga tingkat kecamatan yakni camat dan desa dan tak terkecuali pihak TNI dan Polri.

“Saya rasa ini adalah tugas kita bersama-sama dalam mensosialisasikan new normal kepada masyarakat dengan mengikuti protokoler kesehatan,” papar Kapolres Leo.

Menurut dia, new normal ini guna memastikan sektor perekonomian tersebut telah menjalankan protokol kesehatan.

“Seperti penerapan wajib mengenakan masker baik bagi pengunjung dan pedagang, kemudian fasilitas cuci tangan dan cek suhu badan tersedia,” tutur Leo.

Lanjut Leo, kedepannya, penerapan protokol kesehatan ini akan lebih diperketat saat new normal diberlakukan.

“Artinya, akan ada pengawasan dari petugas, baik TNI, Polri dan Satpol PP yang ditempatkan pada titik vital masyarakat ini.Harus ada petugas yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh untuk mengecek pengunjung ditengah sosialisasi new normal nantinya,” tambahnya. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya