Pemkab Mateng Launching Aplikasi Persiapan Memasuki New Normal

29 May 2020 02:48
Pemkab Mateng Launching Aplikasi Persiapan Memasuki New Normal
Pemkab Mateng launching aplikasi persiapan memasuki new normal, berlangsung di aula kantor bupati kompleks KTM, Kabupaten Mateng, Sulbar. (Damone/Trans89.com)
.

MAMUJU TENGAH, TRANS89.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng) launching aplikasi persiapan memasuki new normal, berlangsung di aula kantor bupati kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM), Kabupaten Mateng, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (28/5/2020).

Hadir di giat tersebut, Bupati Mateng Aras Tammauni, Wakil Bupati Muh Amin Jasa, Sekda Kabupaten Mateng Askary Anwar, Wakapolres Kompol Ramli, Perwira Penghubung (Pabung) Mateng Kodim 1418 Mamuju Mayor Inf Sahabuddin, para organiasi perangkat daerah (OPD) lingkup Mateng.

Sekda sekaligus Ketua Tim Inovasi Daerah Kabupaten Mateng, Askary Anwar, mengatakan launching aplikasi new normal sebagai wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap masyarakat Mateng khususnya kepada para produsen atau para pedagang, penjual dan konsumen yang ada di Mateng.

“Aplikasi ini menjawab permasalahan masyakarat kita terkait dengan kebijakan pemerintah terhadap penutupan pasar di wilayah Kabupaten Mateng selama kurun waktu sementara akibat pandemi Covid-19,” kata Askary.

Menurut dia, aplikasi ini terciptakan untuk menciptakan pasar tanpa kita harus langsung ke pasar dan ini seiring dengan kebijakan pemerintah tentang sosial distancing pasar bisa dilakukan dimana saja melalui aplikasi ini.

“Aplikasi ini gratis untuk sementara, dan dapat didownload di aplikasi play store bagi yang punya HP android, dan untuk HP merek Aple untuk saat ini belum dapat menggunakannya,” tutur Askary.

Ia menyebutkan, bagaimana memasuki new normal atau kehidupan baru, kita bisa melaksanakan aktivitas ekonomi sosial, tetapi dengan standar kedisiplinan dan protap kesehatan yang sangat ketat supaya kita aman dari virus corona.

“New normal adalah sebuah kebijakan yang membuka kembali aktivitas ekonomi dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan,” sebut Askary.

Dirinya menjelaskan, pemerintah pusat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesehatan masyarakat secara massif menyiapkan infrastruktur kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit-penyakit secara massif pula.

“New normal adalah salah satu desain yang dibuat oleh pemerintah pusat masih dalam berbentuk konsep, tetapi kita harus sudah siap untuk itu,” jelas Askary.

Sementara Bupati Mateng, Aras Tammauni, menyampaikan pada kesempatan yang mulia ini, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mateng menyampaikan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bhatin.

“Apresiasi terhadap aplikasi ini yang dirancang sebagai platform dengan tujuan untuk membantu memasarkan produk-produk pangan khususnya yang ada di Kabupaten Mateng,” papar Aras.

Ia mengemukakan, adapun klasifikasi pelaku usaha sebagai mitra bisnis yang masuk kategori mulai dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, seperti pedagang keliling, emperan sampai restoran, yang tentunya dengan persyaratan yang memudahkan.

“Kita akan memasuki kehidupan baru atau new normal yang akan ditetapkan pemerintah pada bulan Juni mendatang. Maka ke depan kita susun bersama dengan dinas teknis agar pelaksanaan new normal di Kabupaten Mateng berjalan lancar dan dapat mendisiplinkan masyarakat dalam pencegahan Covid-19,” ujar Aras.

Lanjut Bupati Aras, dalam hal ini masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah diantaranya physical distancing, memakai masker, pola hidup bersih dan sehat, serta mencuci tangan setiap saat.

“Dengan akan diberlakukannya new normal, maka ada pengetatan penegakan disiplin protokol kesehatan di tempat keramaian seperti pasar, tempat wisata serta lokasi-lokasi keramaian lainnya,” demikian Aras. (Damone/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya