Bupati Pasangkayu Pimpin Rapat Evaluasi Penyaluran Tahap Pertama BLT di Desa

28 May 2020 19:31
Bupati Pasangkayu Pimpin Rapat Evaluasi Penyaluran Tahap Pertama BLT di Desa
Bupati Pasangkayu, Dr Agus Ambo Djiwa saat pimpin rapat evaluasi penyaluran BLT DD tahap pertama bersama Forkopimda Pasangkayu, diruang pola kantor bupati, Jalan Soeakrno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Untuk menyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa ditengah Pandemi Covid-19 saat ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat terbatas evaluasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Rapat terbatas dipimpin langsung Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa dan dihadiri Wakil Bupati Muhammad Saal, Wakil Ketua DPRD Arwi, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf Kadir Tangdiesak, Kapolres Mamuju Utara (Matra) Matra AKBP Leo H Siagian, Kepala Kejaksaan Ngeri (Kajari) Pasangkayu Imam MS Sidabutar, Sekda Pasangkayu Firman, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di ruang pola kantor bupati, Jalan Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (28/5/2020).

Dalam sambutannya, Agus Ambo Djiwa mengatakan, rapat kali ini bersama Forkopimda Pasangkayu dalam rangka mengevaluasi penyaluran bantuan tahap pertama.

“Jika masih ada warga yang namanya belum terdata, maka dalam bantuan tahap kedua akan dimasukkan namanya sebagai penerima bantuan,” kata Agus.

Untuk itu, menurut dia, kepada warga penerima bantuan harus di publikasikan di muka umum, sehingga masyarakat cepat mengetahui bahwa namanya sebagai penerima bantuan.

“Tujuan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari warga. Pandemi Covid 19 kita belum mengetahui kapan berakhirnya, sehingga negara mengingatkan kita untuk taat kepada protokoler kesehatan dan menuju kepada new normal,” tutur Agus.

Sementara Wakil Bupati, Muhammad Saal berharap setiap bantuan yang tiba di desa harus jelas berapa jumlahnya penerimanya siapa.

“Jika masih ada warga masyarakat belum terdata, tentunya akan didata secepatnya, agar tidak menjadi masalah di kalangan masyarakat,” ujar Saal.

Saal juga menginstruksikan kepada Asisten yang membidangi masalah pandemi Covid-19.

“Diharpkan agar dalam proses pendataan betul-batul akurat dan kepala desa diminta bijak dalam melakukan pendataan terhadap warga masyarakat,” sebut Saal.

Diakhir rapat, Kajari Pasangkayu Imam menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali menyaksikan penyaluran BLT yang disalurkan pemerintah desa. Menurutnya, tidak semua penyaluran BLT saat ini dilakukan sesuai arahan protokoler kesehatan karena dilakukan diruang tertutup.

“Seperti yang terjadi dalam penyaluran BLT di Desa Bambaira, beberapa masyarakat tidak patuhi protokol kesehatan. Sampai hari ini kami masih melanjutkan pemantauan BLT di desa-desa di Kecamatan Tikke Raya, dan laporan terakhir proses penyalurannya cukup bagus,” jelas Imam. (Sarwo/Ndi)

 

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya