Fahmi Pantau Posko Terpadu Pengawasan Covid-19 di Perbatasan Majene-Polman

27 May 2020 01:38
Fahmi Pantau Posko Terpadu Pengawasan Covid-19 di Perbatasan Majene-Polman
Bupati Majene, Fahmi Massiara memantau Posko Terpadu Pengawasan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Majene-Polman Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Majene, Sulbar. (Ibrahim/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Bupati Majene, Fahmi Massiara memantau Posko Terpadu Pengawasan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Majene-Polewali Mandar (Polman) Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (25/5/2020) malam.

Bupati Majene memantau sejauh mana pelaksanaan kegiatan pembatasan pergerakan orang di perbatasan Kabupaten Majene-Polman.

Dalam kunjungannya,Fahmi Massiara menyampaikan beberapa hal, bahwa seluruh petugas yang berada pada Posko Perbatasan Majene-Polman ini sudah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.

“Mereka berjibaku bahu membahu dalam menjaga dilini perbatasan. Semua ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Majene,” papar Fahmi.

Menurut dia, selama pelaksanaan pembatasan pergerakan ini, sebahagian masyarakat sudah bisa memahami apa yang telah pemerintah lakukan.

“erkait perpanjangan masa pembatasan pergerakan ini, akan kami bicarakan dengan unsur Forkopimda dan Tim Gugus Covid-19 Majene, karena mereka ini semua terlibat didalamnya,” tutur Fahmi.

Ia mengatakan, selanjutnya akan kita evaluasi kembali titik kelemahan dan keuntungan dari upaya pembatasan pergerakan ini, dan nanti akan kita lihat bagaimana urgensi dan efektifitasnya serta dampak yang ditimbulkan.

“Dari hasil pembatasan pergerakan ini selama 4 hari pelaksanaanya, setidaknya kita bisa merubah mindset masyarakat untuk tetap bisa mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Fahmi.

Dirinya meyebutkan, kami selaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, unsur Forkopimda dan Tim Gugus Covid-19 Majene serta segenap petugas perbatasan menyampaikan permohonan maaf kepada semua warga atas ketidaknyamanan selama pelaksanaan masa pembatasan pergerakan ini.

“Ini kami lakukan semata mata untuk melindungi semua warga Kabupaten dari penularan wabah Covid-19,” sebut Fahmi. (Ibra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya