Update Perkembangan Covid-19 di Kalimantan Timur, Terdapat Penambahan 3 Kasus

24 May 2020 10:54
Update Perkembangan Covid-19 di Kalimantan Timur, Terdapat Penambahan 3 Kasus
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhhammad Ishak. (Dok. Humas Pemprov Kaltim)
.

SAMARINDA, TRANS89.COM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Muhammad Ishak kembali merilis perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (23/5/2020).

Andi Muhammad Ishak kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kaltim agar selalu jaga diri serta tetap berada di rumah saja, dan apabila ada hal penting yang mengharuskan keluar rumah, maka gunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir serta menjaga kebersihan diri juga lingkungan dimana kita berada.

“Untuk menjaga imun tubuh, kita harus berolahraga, istirahat yang cukup, makan teratur dan makan yang bergizi. Hindari pikiran stres, buat pikiran senang dan konsumsi vitamin untuk daya tahan tubuh,” kata Ishak yang jug Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kaltim melalui virtual di kantornya Jalan AW Syaharie, Kota Samarinda, Sabtu (23/5/2020).

Menurut dia, masyarakat yang telah ditetapkan orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pemantauan (PDP), kami harapkan untuk patuhi aturan menjalankan isolasi diri dirumah saja dan sampai benar-benar tidak ada gejala Covid-19, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kaltim.

“Mari kita bersama-sama melawan Covid-19 dengan memberikan semangat dukungan kepada pasien maupun keluarga yang sedang melakukan isolasi diri, dimana hal tersebut bukan merupakan aib, maka beri dukungan, semangat, agar pasien dapat melewati masa penyembuhan dari Covid-19,” tutur Ishak.

Ia menjelaskan, perkembangan penyebaran Covid-19 di Kaltim, orang dalam pemantauan (ODP) 9.660 kasus, dengan rincian 8.889 kasus selesai pemantauan dan 771 kasus masih dalam proses pemantauan. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) 764 kasus, terkonfirmasi negatif 382 kasus, probable 1 kasus, menunggu hasil laboratorium 262 kasus dan terkonfirmasi positif 274 kasus. Pasien sembuh sebanyak 105 kasus, dan terdapat penambahan 4 kasus sembuh 1 dari Kutai Timur (Kutim) dan 3 dari Kota Samarinda, sedangkan meninggal 3 kasus dan masih dirawat 166 kasus.

“Meskipun jumlah kasus menurun yang telah ditangani, namun masih banyak yang menunggu proses hasil uji laboratorium dan semoga hasilnya segera kita dapat. Semoga tidak ada lagi kasus-kasus baru. Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan dimanapun dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat,” jelas Ishak.

Dirinya menyebutkan, terdapat penambahan kasus berdasarkan pemeriksaan laboratorium Covid 19 dengan hasil positif pertanggal 23 Mei 2020 sebanyak 3 kasus. Dari Kota Balikpapan (BPN) 1 kasus, BPN 51, laki-laki 36 tahun, merupakan OTG kontak erat BPN 37 dan BPN 42 dari kluster ABK dengan rapid test reaktif. Pasien saat ini dirawat di Rumah Observasi Pemkot Balikpapan sejak 19 Mei 2020.

Kemudian, kata Ishak, dari Kota Samarinda (SMD) 2 kasus, masing-mamsing SMD 39 laki-laki 30 tahun dan SMD 40 wanita 30 tahun, merupakan PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Samarinda dengan hasil rapid test reaktif. Kasus SMD 39 memiliki keluhan demam, batuk, dan pilek. Kedua pasien dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara (Kukar) sejak terkonfirmasi pada hari ini.

Lanjut Ishak, semenatara kasus terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh pertanggal 23 Mei 2020 sebanyak 4 kasus, dari Kabupaten Kutai Timur (KTM) 1 kasus, KTM 6 laki-laki 39 tahun merupakan kasus berasal dari klaster Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan (Sulsel). Pasien telah dirawat di RSUD Kudungga sejak 9 April 2020. Samarinda 3 kasus, SMD 7 Laki-laki 56 tahun, SMD 14 laki-laki 51 tahun, dan SMD 15 Laki-laki 48 tahun, merupakan kasus dari kluster Kabupaten Gowa, Sulsel yang telah dirawat di RSUD AW Syahranie sejak 7 April 2020,” sebut Ishak.

“Seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh berdasarkan hasil laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Kota Surabaya dan Laboratorium RSUD AW Syahranie dinyatakan 2 kali dengan hasil negatife serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggungjawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala Covid-19,” sebut Ishak.

Perkembangan kasus Covdi-19 se-Kaltim pertanggal 23 Mei 2020, positif Covid-19 sebanyak 274 orang. Pasien sembuh 105 orang, dari Kota Balikpapan 33 orang, Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) 11 orang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) 5 orang, Kota Bontang 6 orang, Kota Samarinda 28 orang, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 11 orang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) 5 orang, Kabupaten Paser 5 orang, serta Kabupaten Berau 1 orang. Meninggal dunia 3 orang, dari Kota Balikpapan 2 orang, dan Kota Samarinda 1 orang.

Pasien yang semnatara dalam perawatan 166 orang, dari Kabupaten Berau 33 orang, Kabupaten Kubar 15 orang, Kabupaten Kukar 34 orang, Kabupaten Kutim 33 orang, Kabupaten Paser 10 orang, Kabupaten PPU 8 orang, Kota Balikpapan 15 orang, Kota Bontang 6 orang, Kota Samarinda 12 orang dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) 0. (Ole/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya