Jalan Trans Samarinda-Bontang Sempat Terputus, Personil Kodim 0908 Bontang Siaga Antisipasi Banjir Susulan

24 May 2020 01:44
Jalan Trans Samarinda-Bontang Sempat Terputus, Personil Kodim 0908 Bontang Siaga Antisipasi Banjir Susulan
Ditengah pandemi Covid-19 dan di penghujung Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah/Tahun 2020 Masehi, sekitar 20 prajurit TNI bersiaga di Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kukar, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

KUTAI KERTANEGARA, TRANS89.COM – Ditengah pandemi Covid-19 dan di penghujung Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah/Tahun 2020 Masehi, sekitar 20 prajurit TNI bersiaga di Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu akibat banjir susulan masih mengintai kawasan tersebut. Ada sekitar 1.603 warga terdampak dan 6 rumah rusak parah akibat terjangan banjir.

Jelang Idul Fitri ini, warga di Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kukar, harus berjuang melawan banjir. Hujan deras sejak dini hari, membuat Desa Makarti terendam banjir hingga membuat rumah warga rusak parah.

Sekira 1.603 warga Desa Makarti terdampak banjir. Bahkan banjir menyebabkan akses jalan Kota Samarinda-Bontang sempat terputus pada Jumat kemarin, 22 Mei 2020.

Tampak di lokasi banjir, Dandim 0908 Bontang bersama Danramil 02 Muara Badak masih menyisir di wilayah terdampak banjir.

Sementara para prajurit TNI AD Kodim Bontang turun ke lokasi, salah satunya Sertu Harsono Laksani anggota Babinsa Desa Makarti masih membantu warga menggunakan ban dalam mobil mengevakuasi warga ke tempat yang aman di dataran lebih tinggi.

“Ada 20 personel Koramil Muara Badak dan Kodim yang siaga di lokasi. Itu untuk mewaspadai banjir susulan apabila hujan turun lagi hari ini,” tutur Dandim 0908 Bontang, Letkol Arm Eko Pristiono, Sabtu (23/5/2020).

Menurut dia, setidaknya personel TNI tetap bertahan hingga 2 hari ke depan di kantor BPU Desa Makarti hingga banjir benar-benar surut.

“Mereka (Prajurit TNI) juga membantu warga menormalkan kembali lingkungannya usai banjir merendam rumah mereka,” tutur Dandim Eko melalui rilis Penerangan Korem (Penrem) 091 Aji Surya Natakesuma di terima Redaksi.

Ia menjelaskan, saat ini air sudah mulai surut, personel kita monitoring terus. Kami akan terus berada di sana sampai kondisi pulih atau sekitar dua hari lagi.

“Untuk jalan poros sudah bisa dilalui kendaraan. Kendati demikian, permukiman warga masih dikepung banjir,” jelas Eko.

Dirinya mengemukakan, selain membantu evakuasi warga yang terjebak banjir, mereka juga membantu menyalurkan logistik kepada warga terdampak banjir.

“Ada bantuan dari TNI, kecamatan dan masyarakat yang sudah kami salurkan. Semoga tak turun hujan lagi, agar bisa menikmati lebaran dengan tenang,” uujar Eko. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya