Massa FUI Datangi Warung Tuak di Deli Serdang Diduga Buka di Bulan Ramadhan

23 May 2020 02:03
Massa FUI Datangi Warung Tuak di Deli Serdang Diduga Buka di Bulan Ramadhan
Sekelompok warga Jalan Belibis Raya dipimpin Risdianto yang tergabung dalam FUI datangi pemilik warung tuak berinisial Caesarius Samsidi Gulo di Jalan Belibis Raya, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. (Mansyur Arya/Trans89.com)
.

DELI SERDANG, TRANS89.COM – Sekelompok warga Jalan Belibis Raya dipimpin Risdianto yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) datangi pemilik warung tuak (minuman keras) berinisial Caesarius Samsidi Gulo di Jalan Belibis Raya, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (20/5/2020) malam.

Kronologis kejadian, sekira pukul 18.45 WIB, Wakil Ketua Forum Umat islam (FUI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) DK Perumnas Mandala, Risdianto menerima laporan dari warga Jalan Belibis Raya, bahwa terdapat kedai (warung) tuak yang beroperasi di Jalan Belibis Raya.

Risdianto melaporkan hal tersebut kepada Ketua DPC FUI DK Perumnas Mandala, Delia Urahman, lalu Delia Urahman perintahkan untuk mengambil dokumentasi di warung tuak tersebut sebagai bahan laporan ke pihak Kecamatan dan Polsek Percut Sei Tuan.

Pukul 19.30 Wib, sekitar 20 orang warga Jalan Belibis dipimpin Risdianto mendatangi warung tuak milik Caesarius Samsidi Gulo (44) yang bertujuan untuk mengambil dokumentasi berupa fhoto dan video bahwa warung tuak tersebut masih beroperasi.

Ketika M Muklis mengambil dokumentasi di warung tersebut, kemudian datang pemilik warung tuak dari dalam rumah mempertanyakan maksud dan tujuan warung tuak miliknya di dokumentasi oleh M Muklis dan selanjutnya memukul tangan kiri Muklis, sehingga handphone HP yang digunakan mengambil dokumentasi jatuh ke lantai.

Atas kejadian tersebut, warga yang ikut datang ke warung tuak spontan melakukan pengeroyokan terhadap Caesarius Samsidi Gulo.

Tidak lama kemudian, Kepal Lingkungan (Kepling) IV Belibis, Iswan Efendi Nasution tiba dilokasi keributan dan memediasi kedua belah pihak untuk meredam keributan tersebut, agar dapat diselesaikan, namun dalam pertemuan tersebut tidak didapatkan titik temu.

Pukul 21.00 WIB, personil Polsek Percut Sei Tuan dipimpin Kapolsek Kompol Aris Wibowo tiba dilokasi kejadian dan langsung mengamankan Caesarius Samsidi Gulo dan Martina Nisa Bani Jay (istri Caesariu) beserta meja, kursi dan minuman yang dijual oleh Caesarius Gulo ke Polsek Percut Sei Tuan untuk meredam situasi, agar tidak terjadi keributan meluas.

Pukul 21.50 WIB, sekitar 30 orang massa dari FUI Kota Medan dipimpin Ketua FUI Sumut, Ustad Indra Suheri dan Ketua FUI Kota Medan Ustad Zulkifli Rangkuti tiba di Mesjid Al Amin Jalan Belibis Raya.

Tak lama berselang, Kasat Intelkam Polrestabes Medan AKBP Ahyan dan Wakasat Intelkam Kompol Sucipto Samosir juga tiba di Mesjid Al-Amin memberikan arahan, agar menyerahkan dan mempercayakan penanganan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian maupun Kecamatan (Muspika) serta jangan melakukan aksi penertiban sendiri yang dapat menimbulkan terjadinya situasi tidak kondusif.

Setelah mendengarkan arahan dari Kasat Intelkam Polrestabes Medan, massa FUI Kota Medan dan warga sekitar Jalan Belibis yang berkumpul di Mesjid Al Amin membubarkan diri dengan aman dan tertib. (Mansyur/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya