Musim Hujan Tiba Wilayah Pekkabata Kembali Tergenang Air, Perlu Perhatian Pemangku Kebijakan di Pinrang

22 May 2020 23:11
Musim Hujan Tiba Wilayah Pekkabata Kembali Tergenang Air, Perlu Perhatian Pemangku Kebijakan di Pinrang
Setiap musim hujan tiba, salah satu titik yang terdampak banjir di SD Inpres 175 Duampanua, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel. (Adam Patonangi/Trans89.com)
.

PINRANG,TRANS89.COM – Akibat intensitas hujan yang tinggi, sejumlah area tergenang air di wilayah Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (22/5/2020).

Masyarakat Kelurahan Pekkabata yang kena dampak sudah tidak heran lagi, karena memang sudah berlangganan dengan banjir apabila musim hujan tiba.

Ada beberapa lokasi langganan banjir di Kelurahan Pekkabata, yakni di lapangan sepakbola termasuk SD Inpres 175 Duampanua, Jalan Andi Cambo dan bagian belakang Jalan Lasinrang.

Genangan air atau banjir ini diakibatkan sungai sudah menyempit karena kurangnya kesadaran masyarakat di sekitar sungai dengan membangun tanpa mangantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintah.

Salah seorang pemuda Kelurahan Pekkabata, Rafzanjani, mengatakan sungai yang saat ini di ketahui sudah menyempit dimana dulunya sungai ini sangat luas, jadi mau hujan sederas apapun tidak akan banjir.

“Sekarang sungai sudah menyempit, karena masyarakat di sekitar sungai membangun tanpa ada ijin dari pemerintah. Saya juga sesalkan kepada pemerintah setempat, karena kurang tegas dalam memimpin warganya dan hanya melakukan pembiaran saja,” kata Rafzanjani dengan nada kecewa

Saat ini dirinya sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang segera turun tangan mencari solusi terbaik untuk mengatasi persoalan ini, agar masyarakat tidak kebanjiran lagi.

“Jalan Andi Cambo atau RK III yang saat ini kondisi jalan sangat memprihatinkan, selain banjir juga berdebu apabila musim kemarau, padahal jalan ini sudah termasuk jalan poros yang sering di lalui baik pangendara mobil maupun motor,” ujar Rafzanjani.

Terpisah, salah seorang warga Kelurahan Pekkabata lainnya, Juhenis menyampaikan aliran sungai yang melintasi perkampungan (Pekkabata) saat ini terjadi penyempitan dan pendangkalan sungai.

“Bagaimana tidak banjir setiap musim hujan tiba, sepanjang bantaran sungai telah berdiri bangunan permanen dan sungai juga telah dangkal,” papar Enis.

Ia menyebutkan, lihat saja, sungai yang dulunya lebar kini dibangun secara permanen dibantaran sungai sehingga terjadi penyempitan, dengan sendirinya debit air yang seharusnya mengalir di sungai itu, kini debit airnya berkurang dan akhirnya air hujan meluap ke pemukiman warga khususnya di wilayah RK III atau Jalan Andi Cambo.

“Kan itu sungai dulu lebar, tetapi sekarang sempit setelah dibangun permanen dan di sepanjang bantaran sungai banyak bangunan berdiri,” sebut Enis.

Dirinya menyampaikan, selain sungai alami penyempitan, khususnya di Jalan Andi Cambo (RK III) memang butuh perhatian pemerintah untuk dibuatkan saluran drainase (got).

“Kita lihat sendiri saat musim hujan, sana sini tergenang air di jalan, sebab drainasenya tidak ada. Adapun drainase depan rumah warga karena inisiatif masing-masing warga membangunnya, itupun sudah tertimbun tanah,” papar Enis.

Lanjut Enis, selain persoalan banjir ini, yang perlu juga menjadi perhatian DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pinrang terkait pengelolaan sampah, air bersih, termasuk infrastruktur jalan di beberapa titik di Pekkabata seperti di Jalan Andi Cambo.

“Ini perlu mendapat atensi dari pihak DPRD dan Pemkab Pinrang terkait banjir setiap musim hujan tiba, sampah warga untuk ditangani secara serius, termasuk air bersih melalui PDAM Tirta Sawitto, agar kebutuhan dasar warga dalam hal air bersih dapat dinikmati warga pelosok, bukan hanya di kota Kabupaten Pinrang. Jadi ini yang harus dipikirkan pemerintah untuk bagaimana mencarikan solusi,” tambahnya. (Adam/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya