Wakil Ketua BNPB Pusat Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto Kunjungi Tim Gugus Tugas Covid-19 Penajam Paser Utara

18 May 2020 02:19
Wakil Ketua BNPB Pusat Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto Kunjungi Tim Gugus Tugas Covid-19 Penajam Paser Utara
Wakil Ketua BNPB Pusat, Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto berkunjung ke sekretariat Tim Gugus Tugas Covid-19 Jalan Provinsi Km 09, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

PENAJAM PASER UTARA, TRANS89.COM – Dalam menyikapi dan menangani Pandemi Covid-19 yang terjadi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) serta sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat, Wakil Ketua Badan Nasiona Penanggulangah Bencana (BNPB) Pusat Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto berkunjung ke sekretariat Tim Gugus Tugas Covid-19 Jalan Provinsi Kilometer (Km) 09, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim).

Sekda PPU, Tohar ucapkan selamat datang Wakil Ketua BNPB Pusat, Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto di Kabupaten PPU.

“Pada perinsipnya kita sudah melaksanakan protokol sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Covid-19,” ucap Tohar melalui pres rilis Penerangan Korem (Penrem) 091 Aji Surya Natakesuma di terima Redaksi, Minggu (17/5/2020).

Dandim 0913 PPU, Letkol Inf Mahmud, mengatakan kami dari Kodim 0913 PPU yang tergabung di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di Kabupaten PPU, pada perinsipnya sudah menjalankan sesuai instruksi dari pusat.

“Ada beberapa titik yang dilaksanakan pengetatan terkait pintu kelur masuknya masyarakat di Kabupaten PPU terutama di pelabuhan fery, klotok dan speed termasuk juga di Kecamatan Sepaku dan Babulu. Kita juga sudah melaksanakan penyemprotan cairan disinpektan ketempat umum yang sekiranya sebagai tempat dimana masyarakat sering berkumpul,” kata Dandim Mahmud.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua BNPB Pusat Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto, menyampaikan pembuatan posko itu merupakan suatu tempat dimana tempat tersebut sangat strategi bisa melaksanakan pemantauan yang cukup maksimal.

“Apabila itu diperlakukan Pembatasan Sosila Berskala Besar (PSBB), maka harus dilaksanakan pembatasan yang akan dimuat hanya 50% dari target yang sesungguhnya terkait pandemi corona ini,” papar Nanang.

Menurut dia, semua bantuan harus dimonitor, baik itu dari pusat ataupun daerah, supaya melalui satu pintu, sehingga dalam pelaporan penerimaan juga enak.

“Jika Kota Balikpapan diperlakukan PSBB ,maka pasti Kabupaten PPU pasti terdampak, sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) perlu mengambil langkah apa yang harus dilaksanakan kedepannya,” tutur Nanang.

Dirut RSUD RAPB Kabupaten PPU, dr Grace Makisurat, menyebutkan dari rumah sakit (RS) sendiri mendapatkan bantuan dari pusat dan Dinkes sendiri termasuk unsur terkait.

“Terkait dengan penanganan corona, kami tetap yang terdepan sebagai garda di RS dan yang masuk di RSUD kami juga mempunyai sistem pengelolan data tersendiri sebagai pelaporan,” sebut Grace.

Sementara itu, dari BPBD Nur Laela, menyampaikan pada intinya kami dari BPBD supporting terkait apa yang menjadi tugas yang sudah di berikan kepadanya BPBD.

“Kami juga sebagai penyuplai bagi pasien yang sudah di karantina termasuk keluarga korban terdampak,” ujar Laela.

Diketahui, kegiatan yang dilaksanakan Wakil Ketua BNPB Pusat Brigjen Pur TNI Nanang Heriyanto merupakan perintah langsung dari Ketua BNPB Pusat untuk melaksanakan pengecekan terkait tugas tim gugus tugas yang sudah di bentuk di setiap daerah dalam penanganan Covid-19. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya