Pangdam VI Mulawarman Pimpin Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200 Bhakti Negara

18 May 2020 04:31
Pangdam VI Mulawarman Pimpin Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200 Bhakti Negara
Upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 200 Bhakti Negara dipimpin Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, berlangsung di Lapangan Sudirman Jasdam VI Mulawarman, Kota Balikpapan, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

BALIKPAPAN, TRANS89.COM – Upacara penerimaan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Malayasia (MLY) Yonif Raider 200 Bhakti Negara (BN) berlangsung di Lapangan Sudirman Jasmani Komando Daerah Militer (Jasdam) VI Mulawarman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto diikuti 450 personel yang dipimpin Komandan Batalyon Infanteri Raider 200 Bhakti Negara.

Dalam amanatnya, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto selaku Pangkoops Kodam VI Mulawarman menyampaikan, tugas pengamanan perbatasan periode saat ini akan penuh dinamika, karena dengan adanya pandemi Covid-19 seperti pergeseran jadwal pergeseran pasukan (Serpas_, mencegah penyebaran Covid-19 di perbatasan dan lain-lain.

“Yonif Raider 200 Bhakti Negara, sebagai Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia di sektor Barat untuk wilayah Kabupaten Malinau dan Mahakam Ulu (Mahulu), agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan Pangdam Subiyanto melalui pres rilis Penerangan Korem (Penrem) 091 Aji Surya Natakesuma di terima Redaksi, Minggu (17/5/2020).

Ia mengemukakan, lakukan koordinasi yang baik dengan instansi terkait khususnya dalam menjaga pos perlintasan dan membina rasa dan semangat nasionalisme masyarakat perbatasan.

“Berkaitan dengan Pandemi Covid-19, perlu saya informasikan pada tanggal 13 Mei 2020 yang lalu telah dilaksanakan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia sebanyak 164 orang melalui Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara),” ujar Subiyanto.

Menurut dia, untuk mencegah penyebaran Covid-19, kalian harus melakukan pengawasan dan mewaspadai kemungkinan adanya TKI yang masuk secara ilegal melalui jalur tidak resmi (jalan-jalan tikus), karena warga Indonesia pada umumnya adalah TKI yang tidak memiliki izin kerja yang sah.

“Say kembali menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk menjaga kesehatan, laksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan baik. Terutama pada saat pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat perbatasan maupun saat penanganan pelintas batas,” tutur Subiyanto.

Dirinya berpesan kepada Satgas Pamtas untuk menjaga kehormatan diri dan satuan, agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.

“Bulatkan tekad untuk memberikan pengabdian yang terbaik guna mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia,” pesan Subiyanto.

Sementara Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino menambahkan, bahwa melaksanakan tugas operasi di wilayah perbatasan hendaknya dilaksanakan dengan niat yang sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.

“Hindari hal-hal yang dapat merugikan nama baik satuan, karena seluruh personel yang bertugas hendaknya menjaga kehormatan bangsa dan negara untuk memberikan yang terbaik bagi TNI Angkatan Darat (AD),” imbauh Kapendam Dino.

Ia berharap kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-MLY hendaknya melaksanakan tugas dengan maksimal.

“Sehingga situasi dan kondisi di wilayah perbatasan tetap aman dan kondusif,” tambah Dino.

Hadir dalam upacara ini Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta, para Pejabat Utama Kodam VI Mulawarman dan Komandan Satuan, Danyonif Raider 200 Bhakti Negara beserta anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 200 Bhakti Negara, Kodam II Sriwijaya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya