Empat Desa di Kecamatan Pedongga di Pasangkayu Selesai Menyerahkan BLT Tahap Pertama ke Warga

08 May 2020 23:15
Empat Desa di Kecamatan Pedongga di Pasangkayu Selesai Menyerahkan BLT Tahap Pertama ke Warga
Penyerahan BLT tahap pertama yang menggunakan DD bagi warga terdampak Covid-19, berlangsung di kantor Desa Batuoge, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama yang menggunakan Dana Desa (DD) bagi warga terdampak Covid-19, berlangsung di kantor Desa Batuoge, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (8/5/2020).

Hadir di giat tersebut, Camat Pedongga Amos, Kepala Desa (Kades) Batuoge M Taqdir Arifin, Pelaksanaharian (Plh) Danramil 01-1427 Labuang Serma Denny A Repi, Bhabinkamtibmas Batuoge Brigpol Ardi, pendamping Rahmat Akbar dan Nursuciati.

Kades Batuoge, M Taqdir Arifin, mengatakan pemberian BLT DD ini merupakan amanat pemerintah pusat dan kabupaten kepada Kades untuk diteruskan kepada warga yang kurang mampu.

“Meski besaran BLT persatu kepala keluarga (KK) adalah Rp600.000, namun harapannya kita dapat memutus rantai Covid-19 dengan cara hindari kerumunan sosial, jangan keluar rumah kalau tidak penting, selalu pakai masker dan rajin cuci tangan,” kata Taqdir.

Menurut dia, dana ini dapat meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang mengalami kehilangan mata pencaharian akibat dampak Covid-19 ini, serta diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat Desa Batuoge yang rentan terhadap tertularnya Covid-19, utamanya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis.

“Jumlah penerima BLT Desa Batuoge tahap I sebanyak 90 KK, dimana persatu KK menerima Rp600. 000 dari total DD Rp54.000.000. Ini baru tahap I bulan April. Jadi sisa 2 tahap yakni bulan Mei dan Juni, nanti diberikan pada pencairan DD tahap ke II,” tutur Taqdir.

Sementara Camat Pedongga, Amos, dirinya mengapresiasi kinerja para Kades bersama perangkat dan pendamping desa yang telah bekerja keras sejak bulan lalu melakukan pendataan sampai verifikasi yang mana benar-benar layak menrim BLT.

“Saya minta bantuan Rp600.000 ini digunakan sebaik-baiknya selama masa pandemi Covid-19. Uang ini setelah diterima, dipakai untuk kebutuhan sehari-hari selama di rumah,” ujar Amos.

Dirinya meminta kepada para Kades untuk mengawasi warga penerima BLT untuk selalu mematuhi himbauan pemerintah dalam memutus rantai covid-19 di wilayah kita.

“Bantuan hari ini adalah tahap pertama, masih tersisa dua tahap. Sebelumnya Desa Malei, Martasari dan Pedanda, Kecamatan Pedongga, sudah selesai semua penyaluran BLT tahap pertamanya. Desa Malei, masyarakat yang menerima BLT tahap satu 106 KK. Desa Martasari jumlah penerima BLT sebanyak 108 KK. Desa Pedanda penerima BLT sebanyak 98 KK,” kata Amos. (Sarwo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya