UPT Labkes Sulawesi Tengah Bisa Periksa Sampel Swab Test Covid-19 Senin Mendatang

01 May 2020 20:10
UPT Labkes Sulawesi Tengah Bisa Periksa Sampel Swab Test Covid-19 Senin Mendatang
Pemeriksaan swab test dengan metode PCR untuk mendeteksi infeksi Covid-19, akhirnya bisa dilakukan sendiri UPT Labkes Pemprov Sulteng Senij mendatang. (Humas dan Protokol Setprov Sulteng)
.

PALU, TRANS89.COM – Pemeriksaan swab test dengan metode PCR untuk mendeteksi infeksi Covid-19, akhirnya bisa dilakukan sendiri oleh Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Laboratorium Kesehatan (Labkes) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dengan begitu deteksi kasus positif covid-19 akan jadi lebih cepat dengan tingkat keakuratan sampai 100% daripada memakai rapid test.

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola meninjau langsung kesiapan Labkes, mengatakan bahwa pengoperasian lab untuk pemeriksaan sampel swab baru dilaksanakan Senin 4 Mei 2020 nanti.

Pada peninjauan itu, gubernur didampingi Danrem 132 Tadulako Kolonel (Inf) Agus Sasmita, Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sulteng dr Reny A Lamadjido, dan Kepala BPOM Palu.

“Dalam sehari, Labkes ini akan mampu memeriksa sampai 27 sampel atau setara dengan 2 siklus, dimana 1 siklus sendiri butuh waktu 5 jam,” kata Longki melalui pres rilis Humas Protokol Sekretariat Provinsi (Setprov) Sulteng, Kamis (30/4/2020).

Menurut dia, lab ini juga mampu menyimpan hingga 1.000 sampel swab, sehingga tidak tertutup kemungkinan lab bisa menerima sampel dari provinsi tetangga seperti Gorontalo dan Sulawesi Barat (Sulbar).

“Tapi prioritas sekarang tetap masyarakat Sulteng, dan jika nanti ada petunjuk dari pusat dalam hal ini Litbang Kementerian Kesehatan (Kemenkes), barulah Sulteng memback up daerah lain,” tutur Gubernur Longki.

Ia menjelaskan, kalau sudah diakui, maka kita akan sama dengan Jakarta dan Makassar karena dua daerah itu sudah memiliki lab PCR.

“Dengan kemampuan UPT Labkes, maka Sulteng kini menjadi provinsi kedua di Sulawesi yang mampu menguji sampel swab lewat metode PCR sesuai standar operasional prosedur (SOP) surveilens protokol Covid-19,” jelas Longki.

Tentang kemungkinan melonjaknya pasien covid-19, maka Gubernur Longki menyatakan bahwa Pemprov Sulteng sejak jauh hari telah mempersiapkan skenario antisipasi.

“Seperti menyiagakan gedung LPMP dan asrama BPSDM untuk merawat pasien, serta asrama Bapelkes untuk transit tenaga medis yang merawat pasien,” ujar Longki gubernur dua periode ini.

Adapun prediksi pakar epidemiologi menyatakan, pada puncak wabah Mei nanti, jumlah terjangkit Sulteng mencapai 80 kasus positif, maka gubernur dengan tegas meminta masyarakat supaya lebih disiplin menaati imbauan pemerintah.

“Alhamdulillah, tingkat kematian kita rendah dari sekian kasus. Itulah ukurannya, sehingga (kurva) kita masih dianggap landai dan Saya mau dukungan masyarakat supaya proaktif membantu pemerintah,” imbuh Longki. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya