Warga Donggala Khawatir Covid-19, Rasyid Harap Gubernur Sulteng Panggil Tiga Kepala Daerah Untuk Memadukan Gerak Yang Sama

14 April 2020 20:30
Warga Donggala Khawatir Covid-19, Rasyid Harap Gubernur Sulteng Panggil Tiga Kepala Daerah Untuk Memadukan Gerak Yang Sama
Ketua Fraksi PKS DPRD Donggala, Abdul Rasyid. (Enis/Trans89.com)
.

DONGGALA, TRANS89.COM – Adanya kekhawatiran warga di kota Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan merebaknya pandemi corona virus disease (Covid-19) saat ini, bukan tanpa sebab.

Hal itu karena aparatur sipil negara (ASN) yang kesehariannya bekerja dilingkup perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala kebanyakan menetapnya di Kota Palu.

Para ASN ini bekerja dari Senin hingga Jumat di perkantoran Pemkab Donggala, sementara menetapnya di Kota Palu. Dan diketahui bersama, Kota Palu merupakan daerah transmisi Covid-19.

Anggota sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Donggala Abdul Rasyid juga angkat bicara, sebaiknya memang antara Pemkab Donggala, Kota Palu dan Pemkab Sigi, perlu keterpaduan gerak dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Ketiga daerah ini memiliki hubungan yang erat, baik dalam hal gerak manusia, hubungan kekeluargaan, maupun sosial dan ekonomi,” ujar Rasyid saat dihubungi melalui aplikasi whatsapp, Selasa (14/4/2020).

Menurut dia, ketiga pemerintah daerah ini tidak bisa masing–masing bergerak sendiri-sendiri, apalagi Donggala sebagai kabupaten tertua yang mayoritas ASN-nya tinggal dan menetap di Kota Palu.

“Tentu hal ini perlu perhatian serius dari Pemkab Donggala itu sendiri dengan melihat kondisi saat ini. Di satu sisi harus melindungi warganya, dan disisi lain ASN adalah ujung tombak pelayanan,” tutur Rasyid.

Ia menjelaskan, perlu segera Pemkab Donggala melakukan pemetaan dan mengambil kebijakan strategis terkait hal ini, apakah menetapkan kebijakan work from home (bekerja dari rumah) bagi ASN yang tinggal di kota Palu ataukah seperti apa?.

“Kita juga patut mendengar dan mempertimbangkan kegelisahan warga kota di Kabupaten Donggala yang merasa khawatir dengan intensnya warga Kota Palu yang datang ke kota Kabupaten Donggala dalam hal ini ASN,” jelas Rasyid.

Dirinya menyebutkan, tapi yakinlah, kita harus bahu membahu untuk bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini.

“Sudah saatnya kita bersatu padu dan bergotong royong melindungi segenap warga masyarakat Kabupaten Donggala,” sebut Rasyid.

Rasyid berharap, bila perlu Gubernur Sulteng memanggil dan mempertemukan ketiga kepala daerah ini, Bupati Donggala, Walikota Palu dan Bupati Sigi, untuk memadukan gerak yang sama dalam melindungi warga dari pandemi Covid-19.

“Kita tahu sifat virus ini, dia (corona) menyebar antar manusia, tidak melihat batas wilayah apalagi teritori administrasi daerah. Nah, ketiga daerah ini tidak bisa dipisahkan gerak manusianya, karena punya hubungan erat satu sama lain,” imbuhhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya