Pangkogabwilhan I Didampingi Pangdam BB Resmikan RS Khusus Covid-19 Pulau Galang Batam

07 April 2020 08:33
Pangkogabwilhan I Didampingi Pangdam BB Resmikan RS Khusus Covid-19 Pulau Galang Batam
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah dampingi Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono resmikan RS Khusus Covid-19 Pulau Galang di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Pulau Galang, Kota Batam, Kepri. (Pendam I Bukit Barisan)
.

BATAM, TRANS89.COM – Pangdam I Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI MS Fadhilah dampingi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono untuk resmikan operasional Rumah Sakit (RS) Khusus Covid-19 Pulau Galang di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/4/2020).

Peresmian RS ini dipimpin langsung Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono dengan didampingi Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah selaku Panglima Kogasgabpad RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galan yang resmi dioperasikan.

Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya Yudo Margono mengtakan, untuk saat ini, RS ini belum bisa melayani pasien, karena pihak pengelolah RS masih melakukan penyesuaian.

“Seperti melakukan uji fungsi berbagai peralatan medis dan uji tugas tenaga medis di setiap bagian yang dipersiapkan,” kata Yudo melalui pres rilis Penerangan Kodam (Pendam) I Bukit Barisan di terima Redaksi.

Menurut dia, RS khusus darurat corona virus disease (Covid-19) ini akan diprioritaskan untuk menangani para pasien yang baru pulang dari luar negeri atau pekerja migran dan juga menangani pasien dalam kategori ringan dan sedang.

“Walaupun belum ada pasien, tetapi RS ini sudah mensiagakan petugas dari berbagai unsur gabungan, seperti dari TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan yang seluruhnya berjumlah 241 orang,” tutur Yudo.

Ia menjelaskan, RS ini memiliki 3 zona, yaitu zona A untuk fasilitas penunjang bagi para dokter dan paramedis, zona B untuk fasilitas medis, tempat isolasi dan observasi pasien yang dirawat, zona C untuk area cadangan untuk pengembangan fasilitas lain di area RS yang sekaligus akan dijadikan pusat riset.

“Hal ini nantinya menjadi tanggungan pemerintah daerah, yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, bahkan struktur organisasi RS telah dibentuk oleh Pangdam I Bukit Barisan,” jelas Yudo.

Turut hadir dalam acara, di antaranya Pelaksanatugas (Plt) Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Asops Kasdam I/BB, Kapendam I/BB, Danlanud RHF, serta PJU TNI-Polri lainnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya