Mama-Mama Kamoro di Mimika Palang Jalan, Ini Masalahnya

05 April 2020 16:06
Mama-Mama Kamoro di Mimika Palang Jalan, Ini Masalahnya
Mama-mama Kamoro lakukan pemalangan jalan dengan menggunakan batu, batang pisang serta meja di pertigaan Kampung Kaugapu dan SP 8, Jalan Poros Mapurujaya-Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua. (Hanung/Trans89.com)
.

MIMIKA, TRANS89.COM – Mama-mama Kamoro yang kesehariannya menjual sayur bersama masyarakat Kamoro sekitar 150 orang lakukan pemalangan jalan dengan menggunakan batu, batang pisang serta meja yang mengakibatkan akses jalan Mapurujaya-Pomako macet total.

Pemalangan jalan tersebut karena tidak adanya mobil jemputan dari koperasi milik Dessy yang biasanya datang mengambil atau membeli hasil kebun Mama-Mama Kamoro, dimana aksi itu berlangsung di pertigaan Kampung Kaugapu dan SP 8, Jalan Poros Mapurujaya-Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (4/4/2020).

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Ongker Wilson Latuasan dan personil piket Koramil 1710-07 Mapurujaya, Sertu Adolof Mapeko tiba di lokasi pemalangan, selanjutnya memberikan himbauan kepada masyarakat mengatakan, kami mengerti dengan permasalahan yang dihadapi oleh Mama-mama dimana penjualan dari hasil kebun tersebut merupakan kebutuhan hidup bagi keluarga.

“Akan tetapi dengan adanya pemalangan ini bisa menimbulkan kemacetan, sehingga merugikan para pengguna jalan lainnya,” kata Ongker.

Ia menyampaikan, pihaknya akan koordinasikan dengan koperasi milik Dessy.

“Kemungkinan pihak koperasi mempunyai alasan kenapa sampai saat ini tidak ada jemputan kendaraan untuk mengambil atau membeli hasil kebun Mama-mama,” papar Ongker.

Penyampaian salah seorang massa aksi, biasanya Mama-mama berjualan di pasar, akan tetapi sudah berapa hari ini mereka jualan diatas trotoar depan pertigaan Kampunf Kaugapu dan SP 8.

“Jualan Mama-mama diletakan di atas trotoar tempat tersebut biasanya dijadikan tempat berkumpul hasil kebun, setelah berkumpul nanti akan ada mobil koperasi yang akan datang untuk mengangkut hasil kebun, tetapi hari ini tidak ada kendaraan yang turun, sehingga Mama-mama melakukan pemalangan jalan,” ujar warga.

Kapolsek Miktim selanjutnya berkoordinasi dengan pihak koperasi, dan adapun pesan dari Dinas Koperasi melalui Kapolsek Miktim, Iptu Ongker Wilson menjelaskan, masyarkat silahkan mendata sayuran yang ada dan hari senin akan di bayar oleh Dinas Koperasi.

“Tiap hari Kamis sayuran Mama-mama akan di beli oleh Dinas Koperasi, selain hari Kamis, masyarakat boleh menjual di pasar,” jelas Ongker.

Setelah disampaikan hasil negosiasi tersebut oleh Kapolsek Miktim dan diterima baik Mama-mama, maka dengan kesepakatan bersama pemalangan dapat di buka dan akses jalan Poros Mapurujaya-Pomako kembali lancar. (Hanung/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya