Penemuan Mayat di Desa Tasokko Mateng Merupakan Warga Asal Desa Kumasari Pasangkayu

03 April 2020 03:12
Penemuan Mayat di Desa Tasokko Mateng Merupakan Warga Asal Desa Kumasari Pasangkayu
Penemuan mayat di Dusun Salo Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mateng, warga asal Desa Kumasari, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Damone/Trans89.com)
.

MAMUJU TENGAH, TRANS89.COM – Sesosok mayat yang sudah mengering dan berbau di temukan bawah bukit, dimana mayat tersebut dalam keadaan tertelungkup tidak memakai baju dan menggunakan celana loreng, yang diperkirakan sudah meninggal 11 hari yang lalu.

Penemuan mayat itu di Dusun Salo Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (2/4/2020).

Identitas mayat diketahu berama Nurdin (57), pekerjaan petani, alamat Desa Kumasari, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar.

Kronolgis penemuan mayat tersebut, sekitar pukul 11.30 WITA, Linggi berangkat kekebunya untuk memetik buah coklat, namun pada saat akan memetik buah coklat, dirinya mencium ada bau busuk dan mencari asal bau tersebut.

“Setelah saya mendapatkan bau dan melihat ada sesosok mayat yang sedang tertelungkup di dasar tebing, dimana mayat tersebut memakai celana pendek loreng tanpa baju dan alas kaki,” kata Linggi.

Dirinya kemudian menuju ke jalan poros ke pemukiman warga untuk memberi tahu masyarakat.

“Setelah saya memberitahukan ke warga, kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Karossa,” ujar Linggi.

Sementara pihak Polsek Karossa selanjutnya menghubungi Satuan Reskrim Polres Mateng untuk bersama-bersama ke tempat kejadian perkara (TKP).

Adapun jajaran Polres Mateng ke TKP, Kapolsek Karossa Iptu Gunawan bersama Iptu Irvan, Ipda Baktiar, Bripka Wawan, Aipda Heru Cahyudi, Bripka Tasbi, Brigpol Ashari, Brigpol Rais, anggota Satuan Sabhara Polres Mateng dan anggota Tagana Mateng.

Adapun permintaan pihak keluarga yang diwakili menantu korban bernama Syarip, agar mayat tersebut diantar ke rumahnya dan tidak dilakukan autopsi atau visum.

Hingga saat ini belum ditemukan penyebab kematian mayat tersebut, namun pihak Polres Mateng masih melakukan penyelidikan terkait permintaan anak menantu korban yang meminta tidak dilakukan autopsi atau visum. (Damone/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya