Tim Gugus Tugas Covid-19 Pasangkayu Gelar Konferensi Pers, 65 ODP dan 1 Orang PDP

31 March 2020 01:33
Tim Gugus Tugas Covid-19 Pasangkayu Gelar Konferensi Pers, 65 ODP dan 1 Orang PDP
Ketua Tim Gugus Tugas Penangana Covid-19 Pasangkayu, Firman gelar konferensi pers di kantor bupati Jalan Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Ketua Tim Gugus Tugas Penangana corona virus disease (Covid-19) Pasangkayu yang juga Sekda Kabupaten Pasangkayu, Firman gelar konferensi pers di kantor bupati Jalan Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (26/3/2020).

Dalam konferensi pers, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Pasangkayu, Firman didampingi Asisten I Setda Kabupaten Pasangkayu Abd Wahid, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Samhari dan Kepala BPBD Mulyadi Halim mengenai perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasangkayu.

Firman mengatakan, total orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Pasangkayu saat ini meningkat menjadi 65 orang, namun tujuh diantaranya dinyatakan sudah selesai dilakukan pemantauan, sehingga hanya tersisa 58 orang.

“Peningkatan ODP tersebut berasal dari masyarakat Pasangkayu yang telah bepergian dari Makassar dan Gowa beberapa waktu yang lalu,” kata Firman.

Ia menyebutkan, satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang sebelumnya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Undata Palu, kini tengah menjalani isolasi mandiri, dimana selama pasien PDP tersebut menjalani perawatan di RS, semua biaya ditanggung oleh Pemkab Pasangkayu.

“Selain itu, selama PDP atas nama Sartika tinggal di kost di Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu menjalani isolasi mandiri. Tim Gugus Tugas juga menyediakan logistik bagi yang bersangkutan,” sebut Firman.

Menurut dia, mengenai perkembangan upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pasangkayu, saat ini pengerjaan ruang isolasi di RSUD Pasangkayu masih terus dilaksanakan.

“Pengerjaan ruang isolasi tersebut ditarget selesai dan langsung dapat difungsikan pada pekan ini,” tutur Firman.

Dirinya menjelaskan, RSUD Pasangkayu juga mendapat tambahan alat pelindung diri (APD) sebanyak 60 paket, sehingga total APD yang tersedia di RSUD Pasangkayu sebanyak 75 paket.

“Tim Gugus Tugas juga tengah mengusulkan penyediaan rapid test, sehingga penanganan suspect Covid-19 di Pasangkayu bisa cepat dilakukan,” jelas Firman.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti himbauan pemerintah, tidak gegabah dalam melakukan tindakan yang kemudian bisa membahayakan semua orang.

“Beberapa langkah pencegahan yang mesti dilakukan masyarakat, yakni melakukan social distancing, menghindari kerumunan dan sering mencuci tangan menggunakan sabun,” imbau Firman.

Firman mengungkapkakn, PDP dan ODP yang tidak terlalu mengkhawatirkan kondisinya diupayakan hanya dilakukan isolasi mandiri, kecuali bagi yang kondisinya sangat mengkhawatirkan maka akan diisolasi di RSUD Pasangkayu.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sejumlah langkah tegas yang diambil oleh Pemda, karena hal ini demi keselamatan kita semua,” ungkapnya.

Pemda Pasangkayu telah meminta kepada Polri diback up TNI untuk melakukan tindakan tegas bagi masyarakat yang masih melakukan kegiatan atau berkerumun dengan massa banyak.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus matai rantai penularan Covid-19. Selain itu, bagi ODP yang tidak mematuhi arahan-arahan dari Pemda juga akan ditindak. (Adv)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya