Elemen Mahasiswa Kediri Konsolidasi Terbuka Jilid 2 Tolak Omnibus Law, Dihimbau Bubarkan Diri Berdasarkan SE Walikota

22 March 2020 16:32
Elemen Mahasiswa Kediri Konsolidasi Terbuka Jilid 2 Tolak Omnibus Law, Dihimbau Bubarkan Diri Berdasarkan SE Walikota
Gabungan Elemen Mahasiswa Kediri (GEMK) unjuk rasa sekaligus konsolidasi terbuka Jilid II Pentas Perlawanan tolak Omnibus Law, berlangsung di Taman Sekartaji Mojoroto, Kota Kediri, Jatim. (Awin D/Trans89.com)
.

KEDIRI, TRANS89.COM – Gabungan Elemen Mahasiswa Kediri (GEMK) unjuk rasa sekaligus konsolidasi terbuka Jilid II Pentas Perlawanan tolak Omnibus Law, diikuti 30 sekitar orang peserta aksi dipimpin Ketua BEM Kediri Raya, Chandra Muhammad berlangsung di Taman Sekartaji Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (21/3/2020).

Kepala Seksi (Kasi) Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD) Kota Kediri, Kahar Usman himbau kepada peserta aksi uutuk tidak melaksanakan giat di Taman Sekartaji sesuai surat edarat (SE) Walikota Kediri, Nomor 443.33/35/419.031/2020 tentang penutupan sementara kegiatan usaha hiburan.

“SE Walikota Kediri ini terkait perkembangan terkini virus corona atau corona virus disease (Covid-19),” imbau Kahar.

Namun peserta aksi bersikukuh tetap melakukan aksi dengan alasan giat aksi memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cuci tangan dan penggunaan hand sanitizer menghadapi penyebaran virus corona dan menanyakan dasar hukum pelarangan aksi.

“Tindakan refresif Satpol PP Kota Kediri dengan menghimbau agar peserta aksi membubarkan diri dgn mengosongkan Taman Sekartaji Mojoroto Kota Kediri ini kami pertanaykan,” ujar peserta aksi.

Sementara Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana menyampaikan, bila peserta aksi tetap melaksanakan aksi dimanapun diwilayah Kota Kediri, maka aparat Polres Kediri Kota akan bertindak tegas.

“Kami minta peserta aksi untuk batalkan kegiatannya berdasarkan SE Walikota Kediri, karena kami akan tindak tegas,” paparnya. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya