Minta Diterbitkan SHM, Warga Pemegang Surat Ijo Unjuk Rasa di Taman Surya Balaikota Surabaya

17 March 2020 09:12
Minta Diterbitkan SHM, Warga Pemegang Surat Ijo Unjuk Rasa di Taman Surya Balaikota Surabaya
Warga pemegang Surat Ijo Surabaya (SIS) atau Surat Ijin Pemakaian Tanah (SIPT) unjuk rasa di Taman Surya depan kantor Balaikota, Jalan Walikota Mustajab, Kota Surabaya, Jatim. (Aditya/Trans89.com)
.

SURABAYA, TRANS89.COM – Sekitar 50 orang dari warga pemegang Surat Ijo Surabaya (SIS) atau Surat Ijin Pemakaian Tanah (SIPT) dipimpin Harijiono unjuk rasa di Taman Surya depan kantor Balaikota, Jalan Walikota Mustajab, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin (16/3/2020).

Aksi tersebut dengan agenda tuntutan, hapus surat ijo dan sistem sewa yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya serta SIPT atau Surat Ijo merupakan tanah negara bukan aset Pemkot Surabaya.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, ganti surat ijo dengan sertifikat hak milik (SHM) dan hapus pajak ganda. Uang hasil retribusi surat ijo harus dilakukan audit, laporan kepada panitia khusus (pansus) rancangan peraturan daerah (Ranperda) DPRD Kota Surabaya bahwa total retribusi Rp67 miliar, perdagangan dan jasa Rp48 miliar, perumahan Rp19 miliar.

Ingin mengenal Walikota Surabaya lebih dekat, maka belilah tanah surat ijo dulu di Surabaya, anda akan mengenal siapakah sebenarnya Walikota Surabaya. Menteri Negara Agraria tidak memiliki kewenangan dalam memutuskan HPL (Hak Pengelolaan atas Tanah) di tahun 1997. Warga surat ijo mempertanyakan cara-cara perolehan sertifikat HPL di tahun 1997 yang dijadikan aset Pemkot.

Ojo ngaku wong Suroboyo nek gak duwe surat ijo. Lepaskan HPL dengan gratis atau kami demo tiap minggu. Jangan banyak-banyak Perda, jangan banyak-banyak Perwali (Peraturan Walikota). SHM harga mati, lebih baik masuk penjara bela warga surat ijo daripada masuk neraka dzholimi warga. Tunjukan kepada kami kewenangan Menteri Negara Agraria pada tahun 1997.

Keluarkan HPL yang diperoleh dengan cara-cara tidak sah dari Perda pengelolaan barang milik daerah. Warga surat ijo Kertajaya cabut Perda surat ijo dan restribusi. 46.000 lebih Persil tanah Surabaya di akui aset Pemkot Surabaya, kapan tukue.

Orasi Harijiono mengatakan, warga Kota Surabaya pemegang surat ijo meminta kepada Pemkot Surabaya agar surat ijo di hapus untuk menjadi SHM, karena lahan tersebut sudah puluhan tahun di tempati dan juga membayar restribusi.

“Warga pemegang surat ijo mempertanyakan ajudikasi atau proses dalam rangka pendaftaran tanah untuk pertama kali secara sistematik ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang membenarkan permohonan Pemkot Surabaya memperoleh HPL,” kata Harijiono.

Ia menyebutkan, warga Surabaya tidak butuh penghargaan, warga Kota Surabaya meminta SHM, Pemkot Surabaya harus membebaskan Persil yang di akui sebagai aset Pemkot Surabaya.

“Warga kota Surabaya merupakan elemen bangsa yang harus mempunyai hak yang sama sebagai warga negara Indonesia, sebagai warga Kota Surabaya pemegang surat ijo juga berhak memdapatkan hak milik atas lahan surat ijo,” sebut Harijiono.

Massa aksi membagikan selebaran berisikan tulisan, cepat selamatkan surat ijo anda (jadi SHM) waktu terbatas. Presiden Joko Widodo, sedang giat mengadakan sertifikasi massal untuk tanah-tanah di Surabaya. Rumah dan tanah adalah harta yang berharga untuk warisan ke anak keturunan anda.

Jangan biarkan mereka terusir dari milik mereka sendiri oleh pihak-pihak yang ingin merebut. Mari bung rebut kembali, ingat surat ijo di Jakarta, Bandung, Semarang, Malang dan Makassar sudah di serahkan ke masyarakat. Kini giliran Kota Pahlawan Surabaya (sekarang atau tidak selamanya).

Janji-janji politik Walikota Surabaya Bu Tri Rismaharini atas Surat Ijo, ‘terima kasih pak, jadi pertama perlu saya sampaikan bahwa saya masuk 2010 Perda sudah jadi. Saya pribadi berjuang untuk bagaimana surat ijo bisa kita keluarkan, bebaskan untuk masyarakat dengan tanpa pergantian. Dengan berjalannya sekian tahun kita berjuang di pemerintah pusat, namun tidak berhasil. Tapi saya yakin sekarang saya sudah tau apa dan bagaimana saya harus menyelesaikan ini, Insyaallah periode depan kami akan lakukan pembebasan biaya surat ijo, ingat janjimu Bu Risma’. (Aditya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya