Di HUT Ke 74 Persit KCK, Yuditha Ingin Lanjutkan Profesi Ayahnya Jadi Prajurit TNI AD

15 March 2020 22:14
Di HUT Ke 74 Persit KCK, Yuditha Ingin Lanjutkan Profesi Ayahnya Jadi Prajurit TNI AD
Rangkaian HUT ke 74 Persit KCK yan berlangsung di Mabesad, Jakarta. (Dispenad)
.

JAKARTA TRANS89.COM – Memasuki usianya yang ke-20 tahun, Yuditha Sulistianingsih bertekad ingin meneruskan profesi sang ayah menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD).

Hal itu disampaikan Yuditha saat mendampingi Ibundanya dalam acara doa bersama yang digelar rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Persatuan Istri Prajurit Kartika Candra Kirana (Persit KCK) yan berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.

Diungkapkan Yuditha, ayahnya (Almarhum Serka Suliyono) merupakan salah satu prajurit Kopassus yang meninggal dunia dikarenakan sakit tiga tahun lalu .

“Sebagai anak pertama, saya ingin mewujudkan harapan ayah semasa hidupnya, yaitu jadi prajurit TNI AD, Kowad,” ujar Yuditha melalui pres rilis Dinas Penenrangan Angkatan Darat (Dispenad) diterima Redaksi, Minggu (15/3/2020).

Dalam acara yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum (Ketum) Persit KCK, Ny Hetty Andika Perkasa, dirinya mengatakan bahwa semasa hidupnya, sang ayah mengajarkan disiplin kepada anak-anaknya.

“Ayah selalu menanamkan kepada kami supaya berdisiplin. Karena dengan hidup disiplin akan mengantarkan kepada kesuksesan,” ujar Yuditha.

Dara dari pasangan almarhum Serka Suliyono dan Yuyun Murniasih (44), saat ini masih kuliah di Institut Kesehatan Indonesia (IKI) dan telah semester 4.

“Jika nanti lulus kuliah, saya ingin mendaftar Kowad dan ingin mengabdikan diri di Angkatan Darat,” kata Yuditha.

Dirinya sangat senang dan bangga dapat hadir di acara ini, karena pimpinan Angkatan Darat sangat peduli dan perhatian kepada kami.

“Walaupun ayah kami sudah tidak ada lagi, namun pimpinan AD masih peduli kepada keluarga kami,” tutur Yuditha.

Acara yang juga dihadiri Wakasad, Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Wakil Ketum Persit KCK, Ny Dewi Tatang Sulaiman dan para pejabat TNI AD di wilayah Jakarta serta sekitar 2.000 orang undangan, Yuditha mendampingi sang Ibu yang hadir bersama 100 orang Warakawuri dan 100 orang anak Yatim dari Keluarga Besar TNI AD (KBT AD).

Berbeda dengan Yuditha, salah seorang anak yatim yang hadir dalam acara itu, Inez Dwi Febrianti (12) mengatakan dirinya ingin menjadi guru.

“Saat ayah saya meninggal, kata ibu, usia saya masih 3 bulan, jadi saya belum sempat mengenal ayah saya, namun dari ibu dan kakak, ayah adalah orang yang hangat dan cinta keluarga. Kalau besar nanti, saya ingin jadi guru agar bisa membantu dan membahagiakan Ibu,” ungkap putri dari pasangan almarhum Serda Basuki dan Ratna Komalasari (44) ini.

Seperti yang lainnya, Inez tampak senang dan bangga bisa hadir dan bertemu dengan Jenderal TNI Andika dan Ny. Hetty dalam acara yang menghadirkan Ustadzah Hj Siti Aisyah Dahlan Hussein.

Senada dengan yang disampaikan Inez, Sang Ibu menuturkàn, ini berbeda dengan kakaknya yang kini sekolah di kelas 6 SD, anaknya itu sangat tertarik untuk menjadi guru.

“Kalau kakaknya laki-laki ingin menjadi tentara,” ujar istri almarhum Serda Basuki yang semasa hidupnya berdinas di Yonif 305/Kostrad.

Terkait dengan sang suami, Ratna mengatakan bahwa almarhum meninggal karena sakit ginjal.

“Almarhum meninggalkan kita karena sakit ginjal dan waktu itu Inez masih berusia 3 bulan, sementara kakaknya berusia 1 tahun lebih,” kata Ratna menutup pembicaraan.

Selain pemberian tali asih kepada Warakawuri dan Anak Yatim KBT AD serta doa bersama, dalam acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, Ny Hetty Andika Perkasa juga memberikan cendera mata kepada Ustadzah Siti Aisyah Dahlan Hussein dan quiz serta menyerahkan doorprize berupa 2 unit motor jenis Honda Beat dan 1 unit Honda PCX. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya