Akibat Abrasi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Bergotong Royong Buat Tanggul Darurat

28 February 2020 21:10
Akibat Abrasi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Bergotong Royong Buat Tanggul Darurat
Pemdes, Babinsa dan Bhabinkamtibmas besrama warga bergotong royong membuat tanggul darurat akibat abrasi pantai di Dusun Babana, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pemerintah Desa (Pemdes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas besrama warga bergotong royong membuat tanggul darurat akibat abrasi pantai di Dusun Babana, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (28/2/2020).

Babinsa Desa Pangiang, Kodim 1427-02 Pasangkayu, Serda Lukman Tahir mengatakan, pada tahun 2016 lalu, pemerintah pusat mengucurkan anggaran pembangunan tanggul permanen penahan ombak sepanjang 900 meter di Dusun Babana karena telah mengalami abrasi.

“Seiring berjalannya waktu, berkisar 30 meter di ujung tanggul yang telah dibangun tersebut, hamparan pantai di Dusun Babana kembali abrasi,” kata Lukman.

Menurut dia, asat ini ujung tanggul yang telah dibangun kembali mengalami abrasi dan menyebabkan air laut kembali masuk ke perkampungan dan menggenangi rumah warga.

“Untuk menahan ombak masuk ke pemukiman warga, dilaksanakan kerja bakti bersama masyarakat dengan mengisi pasir ke dalam karung, kemudian disusun dipinggir pantai sepanjang 30 meter,” tutur Lukman.

Sementara Kepala Desa (Kades) Pangiang, Rizal apresiasi kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah ikut andil, sehingga pembuatan tanggul darurat di bantaran muara sungai Pangiang di Dusun Babana ini dapat dilaksanakan.

“Tanggul darurat ini sifatnya sementara untuk mencegah meluasnya abrasi pantai ke pemukiman warga. Harapan kita, semoga pihak Kabupaten Pasangkayu segera membuatkan tanggul permanen sebelum rumah warga ada dihantam ombak dan mengakibatkan korban jiwa,” ujar Rizal.

Ia menyebutkan, selain Dusun Babana, di Dusun Parede juga telah mengalami abrasi, dan berdasarkan rencana awal juga akan dibuatkan penahan ombak untuk sementara waktu dengan material yang sama.

“Saya sudah melakukan komunikasi bersama Pemda Pasangkayu, DPRD Pasangkayu dan Sulbar. Saya dijanjikan tahun ini akan dibuatkan tanggul permanen. Dan Insya Allah dua minggu ke depan kita akan jadwal gotong-royong lagi di pantai Dusun Parede,” sebut Rizal. (Sarwo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya