Pemkab Mateng Bersama BPS Rakorda Pencanangan Sensus Penduduk 2020

27 February 2020 22:20
Pemkab Mateng Bersama BPS Rakorda Pencanangan Sensus Penduduk 2020
Sekda Kabupaten Mateng, Askary Anwar pimpin Rakorda pencanangan SP tahun 2020 tingkat Kabupaten Mateng, berlangsung di aula kantor bupati kompleks KTM, Desa Tobadak, Kabupaten Mateng, Sulbar. (Damone/Trans89.com)
.

MAMUJU TENGAH, TRANS89.COM – Sekda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Askary Anwar memimpin rapat koordinasi daerah (Rakorda) pencanangan sensus penduduk (SP) tahun 2020 tingkat Kabupaten Mateng dihadiri sekitar 70 orang peserta, berlangsung di aula kantor bupati kompleks KTM, Desa Tobadak, Kabupaten Mateng, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (25/2/2020).

Penyampaian Badan Statistik Nasional (BPS) Provinsi Sulbar, Wisman Nainggolan Sai mengatakan SP adalah pendataan penduduk, baik WNI (warga negara Indonesia) maupun WNA (warag negara asing) yang penting sudah tinggal di Indonesia selama satu tahun.

“Sosialisasi ini dilaksanakan agar partisipasi masyarakat untuk SP bisa terwujud, karena ini termasuk kepentingan pribadi kita masing-masing dan pada umumnya untuk kepentingan negara,” kata Wisman.

Ia menyampaikan, agar kedepan nanti tidak ada lagi kekeliruan dalam hal data, dimana kami punya perwakilan ditiap kecamatan untuk mendampingi para masyarakat yang akan mendaftarkan diri di sensus online, agar kegiatan sensus online ini bisa terlaksana dengan muda dan kalau masyarakat datang kecamatan mendaftarkan diri di kecamatan silahkan bawa kartu keluarga (KK) serta buku nikah bagi yang berkeluarga.

“Adapun masalah jadwal dimulainya kegiatan SP ini, nanti kita akan jadwalkan secepatnya, karena nantinya data penduduk itu terkoneksi dengan instansi yang ada di negara Indonesia, sehingga ketika kita melakukan pengurusan administrasi semuanya mudah, karena datanya sudah tersave dan terupdate,” papar Wisman.

Sementara Sekda Kabupaten Mateng, Askary Anwar berharap kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan ini bisa mengikuti, mendengarkan dan memahami apa yang akan disampaikan oleh pemateri nanti.

“Kegiatan sensus ini merupakan program pusat menuju satu data kependudukan untuk Indonesia maju,” harap Askary.

Selanjutnya Dandim 1418 Mamuju, Letkol Inf Suyitno menjelaskan perlunya SP yang valid dan akurat dalam SP, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika di tahun 2020 ini apalagi akabn berlangsung pilkada.

“Kalau hal demikian (SP) bisa terlaksana, maka kita bisa meniru negara-negara luar tentang sistem keamanan,” jelas Dandim. (Damone/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya