Gabungan Serikat Buruh Indonesia Unjuk Rasa Depan Istana Tolak Omnibus Law

17 February 2020 00:40
Gabungan Serikat Buruh Indonesia Unjuk Rasa Depan Istana Tolak Omnibus Law
Aksi Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)
.

JAKARTA, TRANS89.COM – Unjuk rasa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) diikuti sekitar 25 orang peserta aksi dipimpin Kokom Komalawati depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2/2020).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, one billion rising solidarity 2020 (satu miliar peningkatan solidaritas 2020), melawan kekerasan terhadap perempuan tolak Omnibus Law RUU cipta kerja.

Orasi Kokom Komalawati mengatakan, pada hari ini kita membuktikan bahwa buruh masih solid. Hari ini kita disibukkan oleh Omnibus Law, yang mana omnibus law itu akan menyengsarakan buruh.

“Semua buruh ingin bergerak untuk Omnibus Law. Buruh diusik, maka kita gerak bersama untuk bersama dalam rangka perjuangan, bukan berarti kita berkompromi, namun kita harus bisa beradaptasi dengan situasi, karena yang akan bertahan bukanlah yang kuat, tapi yang bisa beradaptasi,” kata Kokom.

Menurut Kokom, kedepan kita akan terus merumuskan apa-apa saja langkah yang akan kita ambil dalam rangka perjuangan kita.

“Kami meminta pemerintah untuk membatalkan pembahasan Omnibus Law cipta lapangan kerja, turunkan iuran premi BPJS Kesehatan dan selesaikan kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan,” tutur Kokom. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya