Pemkab dan MPC PP Majene Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Pamboang

16 February 2020 01:44
Pemkab dan MPC PP Majene Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Pamboang
Pemkab dan MPC PP Majene menyerahkan bantuan kepara korban kebakaran berupa uang tunai dan barang kebutuhan sehari-hari, berlangsung di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Pasca kebakaran rumah warga di Kecamatan Pamboang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Majene menyerahkan bantuan kepara korban kebakaran berupa uang tunai dan barang kebutuhan sehari-hari, berlangsung di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (15/2/2020).

Kepala Desa (Kades) Tinambung, Ardiansyah mengatakan, kemarin pagi kami sementara melaksanakan kerja bakti disekitar desa kami, kurang lebih sekitar 1 jam, tiba-tiba kami dikagetkan dengan adanya api yang berkobar di belakang pasar ini, sehingga warga berbondong-bondong untuk menyelamatkan para korban kebakaran.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati dan rombongan yang hari ini sudah berkenan memberikan bantuan, yang mana bantuan ini bisa sedikit mengobati penderitaan yang dialami oleh warga kami,” kata Ardiansyah.

Menurut dia, rumah yang habis terbakar seperti kita saksikan bersama ada 5 rumah yang rusak berat, dengan 7 kepala keluarga (KK) yang menghuninya, kemudian rumah yang rusak ringan juga ada sekitar 11 rumah.

“Tadi pagi juga telah kami terima bantuan swadaya masyarakat penjual ikan yang ada di pasar Pamboang,” tutur Ardiansyah.

Sementara Bupati Majene, Fahmi Massiara menyampaikan, hari ini kami datang dengan membawa bantuan atas nama Pemkab dan MPC PP Majene, karena kebetulan setelah dari sini, kita akan lanjut ke Kecamatan Malunda juga untuk penyerahan bantuan kepada penderita penyakit kurang gizi.

“Pada kesempatan ini, secara tak terduga kemarin ini telah terjadi kebakaran yang menghanguskan rumah yang ada disekitar pasar Pamboang, dan sesuai dengan data yang kami peroleh, ada 11 KK yang rusak ringan dan 5 KK yang rusak parah,” papar Fahmi.

Ia menyebutkan, kita ini sebagai manusia pasti memiliki naluri yang sifatnya rasa kemanusiaan dan kehadiran kami disini hari ini menggandeng dua OPD Majene untuk sama-sama membagi bantuan, yaitu BPBD dan Dinas Sosial.

“Inilah OPD yang terkait langsung dengan kebencanaan dan ini juga sebagai bentuk rasa prihatin kami. Kami juga menyampaikan turut merasakan apa yang dialami oleh korban kebakaran ini, karena semua itu di luar dugaan kita, semua sudah ditakdirkan Yang Maha Kuasa,” sebut Fahmi.

Fahmi mengungkapkan, kalau kita bercerita tentang kebakaran, dirinya juga sudah tiga kali mengalami menjadi korban kebakaran dan semuanya ludes dimakan si jago merah.

“Kejadian itu yang saya alami selama kurun waktu di tahun 82, 89 dan 96. Pada saat kejadian tersebut sampai saya juga menginap di rumah-rumah keluarga karena tidak ada rumah yang ditempati. Tapi semua ini adalah takdir dari Yang Maha Kuasa dan kita tidak tahu seperti apa yang dialami dari yang korban ini,” ungkapnya.

Lanjut Fahmi, pasti ada hikmah dibalik semua ini, terlepas daripada semua itu kita harus selalu waspada, mulai dari hujan, banjir kemudian angin kencang juga kebakaran.

“Oleh karena itu, kita selalu saling mengingatkan untuk masalah-masalah seperti ini supaya kita selalu waspada,” tambahnya. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya