Parade Bandung Rumah Bersama Kerukunan Antar Umat Beragama

16 February 2020 01:35
Parade Bandung Rumah Bersama Kerukunan Antar Umat Beragama
Pemkot Bandung gelar parade karnaval kerukunan antar umat beragama, hiburan seni, berlangsung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jabar. (Asep DS/Trans89.com)
.

BANDUNG, TRANS89.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung gelar parade karnaval kerukunan antar umat beragama, hiburan seni diikuti sekitar 5.000 orang peserta berlangsung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (15/2/2020).

Kegiatan parade karnaval kerukunan antar umat beragama tersebut, untuk mempererat tali silaturrahmi kerukunan antar umat beragama Kota Bandung dan sebagai wujud perdamaian dan kondusifitas di Kota Bandung.

Sambutan Ketua FKUB Kota Bandung, KH Ahmad Suherman salam hormat ke para hadirin, dimana Kota Bandung yang harmoni.

“Ciri-ciri bangsa yang beradab adalah yang mencintai persahabatan dan mencintai perdamaian,” ujar KH Ahmad.

Menurut dia, pada prinsipnya, individu mempunyai kepentingan yang berbeda, kerukunan umat beragama adalah rukun umat beragama, saling menghrgai, menghormati dan tidak saling mengganggu.

“Bandung mempunyai banyak beberapa etnis, agama, suku dan budaya. Dan hari tanggal 15 akan menjadi saksi untuk mempersatukan antar kerukunan umat beragama di Bandung,” tutur KH Ahmad.

Kemudian sambutan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmana mengatakan, Gedung Merdeka ini tempat untuk Konfrensi Asia afrika, dimana Bandungg adalah miniatur Indonesia.

“Mari kita wujudkan Bandung juara, dan saya sangat terharu melihat beberapa warga ikut momentum kegiatan ini. Sukses untuk kegiatan ini. Bandung rumah bersama, Bandung jadikan kota unggul, agamis dan dinamis,” kata Tedy.

Dilanjutkan sambutan Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial menyampikan, kita berkumpul hari ini di Jalan Asia Afrika untuk tegaskan bukan merayakan satu kebudayaan, tapi kita berkumpul disini karena Bandung rumah bersama, rumah berbagai agama, suku dan budaya di Indonesia.

“Bandung kota toleransi, Bandung adalah rumah bersama, Bandung adalah rumah semua agama, suku dan kita mempunyai komitmen agar Bandung menjadi Bandung juara,” papar Oded.

Dirinya selaku walikota bukan sbgai kepala daerah, tapi jadikan dirinya sebagai Mang-nya Kota Bandung, dan apabila kita ada permasalahan, mari kita berdialog dengan Mang Oded, karena Mang Oded adalah Mangnya Kota Bandung.

“Bandung adalah kota toleransi, Bandung adalah semua agama, golongan dan komitmen bahwa Bandung rumah bersama. Saya nyatakan bapaknya warga kota Bandung, mari kita bersama-sama berdiskusi, dengan berdiakusi mari kita ciptakan Bandung juara. Secara khusus saya mengucapkan terimakasih kepada unsur Forkorpimda yang telah memastikan keamanan dengan terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Oded.

Kegiatan dilanjutkan pembacaan deklarasi Bandung Rumah Bersama berisikan, ‘setia dan menjunjung tinggi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Bertekad mendukung Pemkot Bandung dalam rangka menciptakan situasi kondusif penuh kedamaian demi terwujudnya Kota Bandung yang anggun, sejahtera dan agamis. Bertekad menjaga kerukunan hidup umat beragama dilandasi semangat toleransi persaudaraan persatuan dan kesatuan dalam upaya melindungi bangsa dari pengaruh paham-paham yang bertentangan dengan prinsip-prinsip persatuan Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika’.

Selanjutnya, ‘secara aktif dan penuh kesadaran bertekad menjadikan kota Bandung sebagai rumah bersama. Perbekel untuk senantiasa memelihara dan merawat tri kerukunan umat beragama, kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan rukun antar umat beragama dengan pemerintah. Berikan berbakat untuk senantiasa memelihara adanya perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan, Sara sebagai realitas dan fakta nyata akan keragaman keluarga besar Kota Bandung. Menolak segala bentuk penyebaran berita bohong atau hoax ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan konflik mencederai kerukunan hidup umat beragama. Bertekad untuk menciptakan kondisi Kota Bandung sebagai masyarakat madani civil society yaitu masyarakat berperadaban menjunjung tinggi etika moralitas dan toleransi.

Terakhir penandatangan piagam Bandung rumah bersama, penandatanganan baliho Bndung rumah bersama serta pelepasan burung merpati sebagai tanda acara Bandung rumah bersama dibuka.

Pelaksanaan parade dengan pening Marchingband Muhammadiyah, parade santri LDII, parade PHDI, parade KT Regol. Angklung dan paduan suara KT Babakan Ciparay, KT Andir, Katolik Katedral PGIS. Parade KT Paledang. Barongsay dan Liong Vihara tanda bakti, KT Paledang, KT Andir. Parade KT Andir. Parade Gereja Kristen Pasundan, KT Babakan Ciparay , FSOI, KT Jamika. Danser Yayasan Insan Bahtera Asik. Parade Kemenag dam parade Paskibra, Marchingband MAN, para pemuka agama. (Asep/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya