Aliansi Bara-Barayya Bersatu Unjuk Rasa di PN Makassar, Ini Tuntutannya

13 February 2020 08:44
Aliansi Bara-Barayya Bersatu Unjuk Rasa di PN Makassar, Ini Tuntutannya
Aksi Aliansi Bara-Barayya Bersatu (ABBB) di kantor PN Makassar, Jalan RA Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel. (Erwin Pratama/Trans89.com)

MAKASSAR, TRANS89.COM – Sekitar 50 orang tergabung dalam Aliansi Bara-Barayya Bersatu (ABBB) dipimpin Edy Kurniawan unjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jalan RA Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Aksi ABBB tersebut dalam rangka menyikapi kasus sengketa tanah antara warga Bara-Barayya dengan penggugat Nurdin Daeng (Dg) Nombong, Selasa (11/2/2020).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, Aliansi Bara-Barayya Bersatu, Bara-Barayya tergusur Makassar lautan api. Hakim tegakkan keadilan, kuasa hukum penggungat curang. Yang memerdekakan tanah air itu adalah rakyat, bukan mafia tanah. #saveablam (Avu Bakar Lamboko). Pukul mundur mafia tanah. Sidang peninjauan setempat tidak sesuai objek.

Adapun tuntutan massa aksi, Edy Kurniawan mengatakan, kuasa hukum penggugat tidak konsisten dalam penunjukan batas-batas objek sengketa lahan.

“Objek sengketa dalam surat gugatan tidak bersesuaian dengan fakta dilapangan,” kata Edy.

Edy menyebutkan, tanah warga yang disengketakan oleh Nurdin Dg Nombog adalah milik warga Bara-Barayya dan menolak intervensi TNI dalam hal ini Pangdam XIV Hasanuddin dalam proses Pengdilan.

“Pengadilan Negeri Makassar, khususnya Hakim pemeriksa perkara untuk tidak menerima gugatan pengguat untuk seluruhnya,” sebut Edy. (Erwin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya