Kapolres Dumai Pimpin Press Conference Tentang Pengungkapan Kasus 14 Kg Narkotika Jenis Sabu

12 February 2020 23:09
Kapolres Dumai Pimpin Press Conference Tentang Pengungkapan Kasus 14 Kg Narkotika Jenis Sabu
Kapolres Dumai pimpin press conference terkait pengungkapan kasus 14 Kg narkotika jenis sabu, berlangsung di Media Center Polres Dumai Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumia, Riau. ( Tony Wijaya/Trans89.com)

DUMAI, TRANS89.COM – Kapolres Dumai pimpin press conference terkait pengungkapan kasus 14 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu, berlangsung di Media Center Polres Dumai Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumia, Riau, Selasa (11/2/2020).

Dalam pelaksanaan press conference, digelar sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan di Jalan Leppin, RT 023, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai.

Adapun BB yang berhasil diamankan Polres Dumai, 14 bungkus paket besar yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dan 1 buah tas ransel warna hitam.

Penyampaian Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira mengatakan, bahwa ada tiga orang tersangka yang telah berhasil diamankan melalui operasi gabungan antara Bareskrim Polri, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B – Dumai dan Polda Riau yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Polres Dumai.

“Sebanyak 14 bungkus paket besar yang diduga berisikan narkotika bukan tanaman jenis sabu yang disimpan dalam 1 buah tas ransel warna hitam tersebut direncanakan akan dibawa oleh kurir menuju Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” Kata Kapolres AKBP Andri.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai agar turut berperan dalam menaggulangi masalah penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

“Seluruh masyarakat tentunya mempunyai peran penting dalam menanggulangi permasalahan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” harap AKBP Andri.

Dirinya menyebutkan, apabila masyarakat menemui kecurigaan, dapat melaporkannya kepada Polres Dumai maupun Polsek jajaran, karena sekecil apapun informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti.

“Semoga informasi dari masyarakat yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan dan hal ini tentunya akan ditindaklanjuti dengan solid,” sebut Kapolres.

Lanjut AKBP Andri, Polres Dumai akan bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait dan sama-sama bekerja demi menumpas peredaran narkotika.

“Kami Polres Dumai bekerjasam dengan instansi terkait dalam memberantas peredaran anrkotiak dilingkungan masyarakat yang akan memasuki negara Indonesia melalui wilayah Kota Dumai,” tambahnya.

Wilayah Dumai yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia sehingga sangat memungkinkan banyak terjadi peredaran narkoba lewat laut.

Peredaran narkoba di wilayah Kota Dumai masih sulit untuk diberantas, karena banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus (pelabuhan rakyat) yang tidak terdeteksi oleh petugas, sehingga perlunya sinergitas antar seluruh stakeholder terkait untuk membongkar kasus peredaran narkoba di Kota Dumai. (Tony/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya