KPU Pasangkayu Jaring Adhoc PPK Dengan Sistem Ujian Tertulis Metode CAT

02 February 2020 15:45
KPU Pasangkayu Jaring Adhoc PPK Dengan Sistem Ujian Tertulis Metode CAT
Komisioner KPU Pasangkayu pantau ppelaksaan ujian perekrutan PPK KPU Pasangkayu berlangsung di SMPN I Pasangkayu, Kabupaten Pasangkay, Sulbar. (Humas KPU Pasangkayu)

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasangkayu dalam merekrut Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 12 kecamatan dalam rangka pemiliha kepala daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati Pasangkayu Tahun 2020, dengan sistem ujian tertulis metode Computer Assisted Test (CAT) bagi calon adhoc.

KPU Pasangkayu melalui surat yang dikirim ke KPU Provinsi Sulbar, mengambil opsi untuk menggelar CAT untuk merekrut calon PPK Pilkada 2020 dan tentu tidak semudah metode konvensional.

“Saya bersama Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad dan Komisioner lainnya Syahruddin, Harlywood Suly Junior memantau langsung pelaksanaan CAT. Tentang soal yang harus dijamin kerahasiannya ini menjadi syarat utama dari KPU RI,” kata Komisoner KPU Pasangkayu Koordiantor Divis (Koordiv) Sumber Daya Manusia (SDM), Heriansya di Pasangkayu, Kamis (30/1/2020).

Menurut dia, soal dengan basis setiap divisi tersebut telah dibuat berdasarkan PKPU yang ada, termasuk soal yang bertema wawasan ke pemiluan dan kewilayahan Pasangkayu.

“Sebagai calon adhoc PPK, pertanyaan mengenai studi kasus saat hari H pemilihan cukup banyak. Pelaksanaan ujian sistem CAT berlangsung laboratorium SMPN 1 Pasangkayu,” tutur Heriansyah.

Dirinya memantau persiapan ini lebih dekat, maklum saja, dari empat kabupaten yang berpilkada di Sulbar tahun 2020, hanya KPU Kabupaten Pasangkayu yang memilih menggunakan metode CAT dimana KPU Provinsi berkewajiban memastikan pelaksanaan ini dapat berjalan lancar.

“Pelaksanaan ujian CAT ini dijadwalkan Kamis pagi, dengan jadwal sesi pertama mestinya dimulai jam 07.30, tapi bergeser sampai mendekati jam 09.00 dengan menggunakan 48 unit komputer di laboratorium,” ujar Heriansyah.

Ia menjelaskan, dari 48 unit komputer, 20 diantaranya laptop Acer dan sistem CAT dengan diikuti 229 orang peserta.

“Panitia kembali mengatur jadwal akan dapat sesuai dengan pembagian sesi. Alhamdulillah pada sesi III jadwal kembali ke posisi normal hingga sesi IV juga berjalan lancar, saat sesi V dimulai sekitar Isya,” jelas Heriansyah.

Lanjut Heriansyah, sejumlah peserta menyambut CAT ini secara positif, selain dapat mengetahui langsung hasil pekerjaannya, mereka juga menilai prosesnya berlangsung fair atau transparan.

“Semoga ikhtiar KPU Kabupaten Pasangkayu untuk menjaring adhoc yang berkualitas dan berintegritas memenuhi target,” imbuh Heriansyah. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya