Senator Fachrul Razi: BUMDes Solusi Penguatan Ekonomi Desa

29 January 2020 17:23
Senator Fachrul Razi: BUMDes Solusi Penguatan Ekonomi Desa
Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi. (Aljawahir/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi mengatakan, BUMDes sebagai solusi penguatan ekonomi desa.

“Semangat awal lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2014 tentang desa ialah memberi kewenangan kepada desa untuk berinovasi membangun desa sesuai kultur dan potensi desa itu sendiri,” kata Fachrul pasca rapat kerja (Raker) DPD RI dengan Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan, di Ruang Komite I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Menurut dia, kita semua menyadari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdiri dari berbagai suku, budaya dan letak geografisnya yang bermacam-macam.

“Sehingga tidak mungkin rasanya jika kebijakan pembangunan desa dibuat sama rata oleh pemerintah pusat untuk dijalankan serentak oleh desa-desa di seluruh Indonesia,” tutur Fachrul.

Senator Fachrul Razi menyebutkan, sejak UU Nomor 6 tahun 2014 ini digulirkan, desa-desa di seluruh pelosok Indonesia telah berimprovisasi melahirkan kebijakan-kebijakan yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Hal ini bisa kita lihat dengan peningkatan kesadaran masyarakat desa untuk memiliki badan usaha milik desa (BUMDes) yang dikelola secara bersama oleh masyarakat desa dari tahun ketahun,” sebutnya.

Wakil komite I DPD RI asal Aceh tersebut turut memaparkan beberapa data tercatat hingga Oktober 2019, ada sekitar 47.717 unit BUMDes yang telah berjalan dimasyarakat, sebanyak 36.607 BUMDes telah beroperasi secara masif dan 9.280 sedang dalam proses untuk segera dioperasikan secara masif berkelanjutan.

“Artinya, sejak pertama diberlakukan UU Nomor 6 tahun 2014 ini, hampir 64% desa diseluruh Indonesia telah memiliki unit kerja atau BUMDes-nya masing-masing. Ini telah menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja lokal,” papar Fachrul.

Dirinya menuturkan, tentu kita bisa membayangkan, jika semua desa memiiki BUMDes dan dioperasikan secara aktif ditiap desa se Indonesia.

“Desa-Desa bakal memiliki kemandirian ekonominya dan negara kita bisa melaju kencang dalam bersaing dengan perkembangan ekonomi global. Jadi, BUMDes solusi penguatan ekonomi desa,” tutur Fachrul.

Lanjut Fachrul, pemerintah pusat juga telah menjadikan BUMDes untuk masuk dalam pembahasan omnibus law, karena kedepan BUMDes juga bakal memiliki badan hukum tersendiri.

“Kementrian Desa PDTT juga sedang mencanangkan untuk bisa memberikan edukasi seputar pengelolaan BUMDes melalui program kuliah online akademi desa 4.0. Dan akan menghubungkan BUMDes dengan surveyor Indonesia,” tambahnya. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya