Kembangkan Riset, INSTIPER Yogyakarta dan Astra Agro Tandatangani MOU

29 January 2020 16:47
Kembangkan Riset, INSTIPER Yogyakarta dan Astra Agro Tandatangani MOU
Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta dan PT Astra Agro Lestari Tbk menandatangani MOU tentang Riset, Inovasi, dan Kajian Pengembangan Industri Berkelanjutan antara Rektor INSTIPER Yogyakarta, Harsawardana dan Wakil Presiden Direktur Astra Agro, Joko Supriyono di Auditheater INSTIPER Yogyakarta. (Humas Astra Agro)

YOGYAKARTA, TRANS89.COM – Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta dan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk menandatangani memorandum of understanding (MOU) atau nota kesepahaman tentang Riset, Inovasi, dan Kajian Pengembangan Industri Berkelanjutan.

Penandatanganan itu dilakukan Rektor INSTIPER Yogyakarta, Harsawardana dan Wakil Presiden Direktur Astra Agro, Joko Supriyono di Auditheater INSTIPER Yogyakarta, Selasa (28/1/2020).

Harsawardana mengatakan, nota kesepahaman tersebut dimaksudkan untuk memberikan payung hukum bagi penyelenggaraan kerjasama untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang saling menguntungkan bagi INSTIPER dan Astra Agro.

“Diharapkan kesepahaman tersebut dapat mewujudkan hubungan kerjasama antara INSTIPER dan Astra Agro dengan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki guna mendukung pencapaian tujuan bersama,” kata Harsawardana melalui pres rilis Humas Astra Agro diterima Redaksi, Rabu (29/1/2020).

Menurut dia, ruang lingkup kerjasama ini meliputi kerjasama untuk melakukan riset dan inovasi teknologi sepanjang rantai pasok bisnis industri kelapa sawit, mengembangkan pusat pengetahuan, pendidikan dan pengembangan, SDM perkelapa-sawitan.

“selain itu, melakukan kajian kebijakan pengelolaan dan pengembangan penerapan sistem produksi dan bisnis rantai pasok kelapa sawit, serta mengumpulkan dan mengelola informasi dalam bentuk system big data yang kredibel,” tutur Harsawardana.

Pada acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga dilakukan kuliah umum yang disampaikan Chief Agronomy, Research Officer PT AAL Tbk, M Hadi Sugeng Wahyudiono dengan topik, peran strategis dan tantangan keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia.

Selain diikuti oleh dosen dan mahasiswa INSTIPER, kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden Direktur Astra Agro Joko Supriyono, dan Direktur Operasional Astra Agro, Rujito Purnomo.

Dalam pelaksanaan nota kesepahaman ini, INSTIPER menugaskan Pusat Sains Kelapa Sawit (PSKS) dengan dukungan Fakultas dan LPPM di lingkup INSTIPER, sedangkan pihak Astra Agro menugaskan unit-unit kelembagaan yang tersedia di lingkup Astra Agro.

Nota kesepahaman dilaksanakan paling lama 6 bulan setelah nota kesepahaman tersebut ditandatangani dan berlaku selama 5 tahun, terhitung sejak ditandatangani.

Dengan adanya nota kesepahaman tersebut, diharapkan mampu mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia. Terutama dengan telah dicanangkannya B30 sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. (Sarwo)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya