Gema Indonesia Unjuk Rasa di Kejagung RI Terkait Dugaan Kasus Novel Baswedan

29 January 2020 09:18
Gema Indonesia Unjuk Rasa di Kejagung RI Terkait Dugaan Kasus Novel Baswedan
Aksi Gerakan Mahasiswa (Gema) Indonesia depan Kantor Kejagung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Unjuk rasa Gerakan Mahasiswa (Gema) Indonesia diikuti sekitar 30 orang peserta aksi dipimpin Yusuf Aryadi depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, Kejagung RI harus ungkap proses Novel Baswedan semua sama dimata hukum, tuntaskan hukum Novel Baswedan, Kejagung RI proses Novel Baswedan, semua di mata hukum sama.

Orasi Yusuf Aryadi mengatakan, untuk kasus Novel Baswedan kita memohon untuk segera di ungkap, proses dan tetapkan.

“Proses hukumnya yang terjadi di Bengkulu adalah suatu tindakan yang tidak perikemanusiaan,” kata Yusuf.

Menurut dia, Kejagung jangan diam saja, seolah olah tidak berani memproses kasus Novel Baswedan.

“Jangan sampai kami Gerakan Mahasiswa Indonesia mengatakan ada kongkalikong antara Jaksa Agung dengan Novel Baswedan. Jangan sampai hukum ini tajam ke bawah tumpul ke atas,” tutur Yusuf.

Ia menyebutkan, kasus ini seperti gentayangan, mentang-mentang pegawai tinggi, rakyat ini butuh kepastian hukum, siapapun yang bersalah harus di hukum.

“Kalau dia kaya juga tidak mungkin jadi maling, bukannya di didik dan hidup itu hanya sekali. Siapa yang rela nyawanya diambil, karena hidup itu hanya sekali, kalau dibiarkan ini terjadi negara kita akan hancur,” sebut Yusuf.

Dirinya mengungkapkan, katanya Pancasila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, jangan seenak-enaknya menjadi polisi dan seenak-enaknya main tembak, karena nyawa itu tidak bisa dibeli bung.

“Kita juga akan mendesak dan akan melaksanakan aksi terus. Untuk menutup aksi kami, kami meminta kepada Kejagung RI untuk menindaklanjuti proses hukum Novel Baswedan,” ungkap Yusuf. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya